LampungCorner.com,Tubaba – Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), menegaskan tetap solid dan bersatu di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Jatman NU Tubaba, Kyai Nur Muslim, saat dikonfirmasi media pada Rabu, (08/10/2025).
“Terkait persoalan adanya Jatma Aswaja, selama ini saya pantau tidak ada di Tubaba. Jadi yang ada hanya Jatman NU,” tegas Kyai Nur Muslim.
Ia menjelaskan, kesolidan organisasi terlihat jelas saat pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) atau Musyawarah Syu’biyyah yang digelar di Masjid Al-Furqon Tiyuh (Desa) Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, pada 21 September 2025 lalu. Dalam kegiatan itu, seluruh perwakilan dari sembilan Kecamatan di Tubaba menunjukkan satu suara dan komitmen bersama menjaga kekompakan Jatman NU.
“Dalam musyawarah lalu, saya kembali terpilih sebagai ketua. Dan saya pantau dari sembilan Kecamatan ini tidak ada suara-suara Jatma Aswaja, artinya kita tetap satu suara. Kalau ada yang agak miring juga, akan saya temui, tapi selama ini Alhamdulillah belum ada,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kyai Nur Muslim menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah menyusun kepengurusan lengkap untuk memperoleh surat keputusan (SK) yang mendapat rekomendasi dari Pengurus Cabang NU (PCNU) Tubaba.
“Baru-baru ini juga kita masih menyusun kepengurusan untuk melengkapi SK agar mendapat persetujuan dari PCNU, karena SK harus disahkan dengan rekomendasi PCNU,” terangnya.
Terkait dinamika di tingkat Provinsi, ia mengakui memang terdapat perbedaan pandangan. Namun di tingkat Kabupaten, terutama di Tubaba, kondisi Jatman NU tetap kondusif dan solid.
“Untuk tanggapan para tokoh aman, tidak ada masalah, semua sudah jelas. Kalau di tingkat wilayah Provinsi memang ada perbedaan, tapi di Kabupaten atau Kota sepertinya sulit, karena kita sepakat satu suara,” jelasnya.
Kyai Nur Muslim juga menilai, munculnya istilah Jatma Aswaja justru menjadi pembeda yang mempertegas identitas ke-NU-an bagi para pengikut thariqah yang sah di bawah Jatman NU.
“Sebenarnya dengan adanya Jatman dan Jatma Aswaja, justru bisa memisahkan mana yang benar-benar NU dan mana yang bukan. Kalau gesekan pasti ada, tapi Lampung insyaallah tidak akan sampai ke sana. Apalagi di daerah kita, mudah-mudahan tidak ada, kalaupun ada jangan sampai ada perpecahan, kita tetap menjaga keutuhan bangsa,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Jatma Aswaja atau Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabaroh Ahlussunnah Wal Jamaah, adalah sebuah organisasi yang menghimpun para pengamal tarekat berbasis Ahlussunnah wal Jama’ah. Organisasi ini didirikan oleh Habib Luthfi bin Yahya sebagai wadah independen setelah beliau tidak lagi masuk dalam kepengurusan Jatman NU. (Rian)















