LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Hampir satu jam tak diberi izin masuk, mahasiswa bongkar satu baris kawat berduri yang berada di depan gerbang Gedung DPRD Provinsi Lampung, Kamis (15/9/2022).
Pembongkaran tersebut, dilakukan dengan cara menarik kawat berduri yang padahal sudah dirantai dengan portal yang berada di gerbang tersebut.
Diketahui, aksi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil tersebut, sebagai reaksi atas penolakan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, mahasiswa melakukan longmarch dari hotel Sheraton, namun saat tidak di depan gerbang DPRD Lampung, mahasiswa dihalangi dengan kawat berduri.
Hingga saat ini, perwakilan mahasiswa masih melakukan negosiasi dengan aparatur kepolisian agar diberikan izin masuk ke halaman kantor DPRD Lampung.
Ini tuntutan massa aksi Aliansi Mahasiswa Memanggil:
1. Tolak kenaikan harga BBM
2. Cabut UU No 11 tahun 2020
3. Tolak RKUHP
4. Berikan jaminan sosial bagi rakyat
5. Transparansikan RUU Sidiknas dan libatkan seluruh element terdampak dalam pembahasan
6. Hentikan tindakan refresifitas aparat kepolisian kepada gerakan rakyat
Red















