Varian Baru Covid-19 dari Inggris dan Afrika Masuk Jatim, Dibawa PMI asal Malaysia

- Jurnalis

Senin, 17 Mei 2021 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.

Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.

LAMPUNGCORNER.COM, JakartaKementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali menemukan dua kasus varian baru mutasi virus corona (Covid-19) di Jawa Timur (Jatim).

Kedua varian baru Covid-19 itu adalah B.1.1.7 asal Inggris dan B.1.351 asal Afrika Selatan. Keduanya ditemukan pada pekan lalu.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut kedua varian baru Covid-19 itu dibawa oleh pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia, seperti dilansir dari rilis.id (group lampungcorner.com).

“Dua-duanya (varian baru Covid-19) terjadi di Jawa Timur, dua-duanya merupakan pekerja migran Indonesia yang datang dari Malaysia. Mereka membawa satu mutasi dari Afrika Selatan, satu mutasi dari London,” kata Budi dalam keterangan persnya yang dilihat di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (17/5/2021).

Baca Juga :  Sidak Dini Hari Dirjenpas di Rutan Kotabumi, Indikasi HP Ilegal Terbongkar

Menkes menegaskan bahwa penularan varian baru Covid-19 lebih tinggi. Karenanya, ia meminta masyarakat untuk mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan.

Selain itu, kepala daerah dan pemangku kepentingan di daerah untuk menjalankan protokol PPKM mikro sebaik-baiknya.

“Demikian juga testing dan tracing, WHO sudah memberikan guiden (panduan) untuk setiap unit terkecil harus minimal 1 per 1.000 orang ditesting per minggu. Jadi per harinya harus 40 ribu orang harus dites. Itu yang berlaku juga di seluruh unit-unit terkecil di kabupaten, kotamadya maupun provinsi,” jelas Budi.

Tak hanya itu, lanjutnya, tracing juga harus dijalankan. Karena yang ditesting adalah testing epidemiologi untuk memastikan orang yang kontak erat atau terduga terpapar Covid-19.

Baca Juga :  Pemkab Lampura Siap Bayar Warisan Utang Rp31,4 Miliar, BUMD Ditata Ulang untuk Bangkit

“Suka atau tidak suka mutasi virus baru ini sudah masuk ke Indonesia,” ujar Menkes.

Sebelumnya, tiga varian baru dari mutasi Covid-19 sudah masuk ke 19 provinsi di Indonesia. Yakni  B.1.1.7 dari Inggris, B.1.351 dari Afrika Selatan dan B.1.617 dari India.

Untuk varian B.1.617 terjadi di Kepulauan Riau dan DKI Jakarta dengan masing-masing satu kasus. Disusul satu kasus varian B.1.351 di Bali, lima kasus varian B.1.1.7 di Jawa Barat.

Kemudian Sumatera Utara (2), Sumatera Selatan (1), Banten (1), Jawa Timur (1), Bali (1), Kalimantan Timur (1).(*)

Red

Berita Terkait

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027
Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas
Banyak Posisi Strategis di Pemkab Lampung Timur Diisi Plt, Berikut Daftar Jabatannya!
Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif
Anggaran Rp16,5 Miliar Bukan Hanya untuk Pendamping Gubernur, Ini Penjelasan Pemprov Lampung
Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung
Ketua Kwarda Lampung Jihan Buka Rakerda Pramuka, Lakukan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Daerah
Sekdaprov Marindo Tegaskan Pemprov Lampung Komitmen Perbaiki 26 Catatan Temuan Itjen Kemendagri
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:42 WIB

Banyak Posisi Strategis di Pemkab Lampung Timur Diisi Plt, Berikut Daftar Jabatannya!

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:56 WIB

Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:39 WIB

Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB

BANDAR LAMPUNG

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB