Waspada! Ombak Setinggi Empat Meter Berpotensi Terjadi di Selat Sunda 

- Jurnalis

Jumat, 4 Desember 2020 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan dini dari BMKG terkait peringatan dini  gelombang tinggi yang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia./FOTO SCREENSHOOT

Peringatan dini dari BMKG terkait peringatan dini gelombang tinggi yang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia./FOTO SCREENSHOOT

Peringatan dini dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia.

Gelombang tinggi diprediksi BMKG muncul pada Jumat-Sabtu (4-5/12/2020). Pemicunya karena pola angin yang diperkirakan terjadi di akhir pekan ini.

BMKG dalam keterangan tertulisnya melaporkan, terdapat pola tekanan rendah 1006 hPa di Samudra Hindia barat daya Banten dan Laut Flores.

Pola angin di wilayah Indonesia umumnya bergerak dari Barat-Utara dengan kecepatan berkisar 5-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, perairan utara Kepulauan Natuna-Kepulauan Anambas, perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Barat dan Selatan.

Baca Juga :  Golkar Lampung Selatan Gelar Rapat Perdana, Tony Eka Candra: Target 10 Kursi DPRD Tahun 2029

”Kondisi ini mengakibatkan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut,” tulis BMKG dalam keterangannya yang dilansir Lampungcorner.com dari detik.com, Jumat (4/12/2020).

BMKG mengimbau warga, terutama nelayan untuk waspada. Gelombang setinggi hingga 4 meter akan berpotensi terjadi di Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai-Lampung, Selat Sunda bagian Barat dan Selatan.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah itu dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan.

”Perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 m),” tulis BMKG lagi.

Baca Juga :  Kwarda Lampung Terima Bantuan Kemanusiaan, Kwarcab Lambar Peduli Bencana Sumatera

Selain itu, BMKG juga mengimbau warga yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi tetap selalu waspada.(dtc/red)

Berita Terkait

Negara Atur Budaya Sekolah Aman, Peran Publik Kini Diperkuat
Gubernur Mirza Dorong Bank Lampung Perkuat Sektor Riil dan Kredit Produktif Tahun 2026
Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas
Golkar Lampung Selatan Gelar Rapat Perdana, Tony Eka Candra: Target 10 Kursi DPRD Tahun 2029
Pemerintah Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat, Thomas Amrico: Upaya Perbaiki Pemerataan Pendidikan
Viral! Mahasiswa Unila Jadi Pemetik Curanmor
Peduli Bencana Banjir Sumatera, Brimob Lampung Bangun Sumur Air Bersih di Padang
Gubernur Mirza Apresiasi Pergelaran Seni Budaya Lokal Kodam XXI/Radin Inten Lampung
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 23:48 WIB

Negara Atur Budaya Sekolah Aman, Peran Publik Kini Diperkuat

Senin, 12 Januari 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Mirza Dorong Bank Lampung Perkuat Sektor Riil dan Kredit Produktif Tahun 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 20:34 WIB

Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas

Senin, 12 Januari 2026 - 18:49 WIB

Golkar Lampung Selatan Gelar Rapat Perdana, Tony Eka Candra: Target 10 Kursi DPRD Tahun 2029

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:21 WIB

Viral! Mahasiswa Unila Jadi Pemetik Curanmor

Berita Terbaru

Ilustrasi anak berangkat sekolah. Sumber: freepik.com

BANDAR LAMPUNG

Negara Atur Budaya Sekolah Aman, Peran Publik Kini Diperkuat

Senin, 12 Jan 2026 - 23:48 WIB