LAMPUNGCORNER.COM, Panaragan – Pelantikan 69 kepala tiyuh atau desa terpilih di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akan digelar di Balai Adat Sesat Agung Bumi Gayo, Kompleks Islamic Center, Panaraganjaya.
Sebelumnya, pelantikan tersebut dijadwalkan di lapangan tribun Kantor Bupati. Dengan pembiayaan pelantikan dibebani terhadap masing-masing kepala tiyuh terpilih.
Kendati demikian, Pemkab Tubaba memutuskan tetap mengacu Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 72 Tahun 2020 tentang Pemilihan Kepala Desa, dengan pembiayaan tetap ditanggung oleh pemkab saat pelantikan.
“Hasil rapat tanggal 17 Desember lalu, pelantikan Kepala Tiyuh Tahun 2021 ini memang mengalami beberapa perubahan konsep atau rencana, sebab menyesuaikan pada Permendagri 72 Tahun 2020, tetapi untuk waktu pelaksanaan tetap tanggal 21 Desember,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Tubaba Sofyan Nur kepada Lampungcorner, Minggu (19/12/2021).
Dia menjelaskan, awalnya pemkab berencana pelantikan dilaksanakan secara lebih terbuka dan membebankan seluruh biaya pelantikan terhadap Pemerintah Tiyuh dengan menggunakan dana talangan yang akan dikembalikan melalui Dana Desa tahun berikutnya, namun itu disepakati dibatalkan.
“Untuk pakaian dinas upacara besar (PDUB), mereka buat sendiri. Dan untuk peserta, karena situasi masa pandemi, maka kita hanya mengundang kepala tiyuh yang akan dilantik beserta istri dan ketua BPT (Badan Permusyawaratan Tiyuh) saja, karena kita hanya menyediakan tempat duduk sekitar 300 kursi,” katanya.
Bupati Tubaba Umar Ahmad dijadwalkan langsung melantik 69 kepala tiyuh terpilih. Acara juga akan dihadiri Forkopimda dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
“Dengan demikian, maka pelantikan kepala tiyuh terpilih tahun 2021 ini diselenggarakan secara sederhana dan seminimalis mungkin, serta membatasi atau menghindari kerumunan,” tutupnya. (drn)









