LampungCorner.com,Tubaba – Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, Novriwan Jaya, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan gedung hasil renovasi di SDN 13 Lambu Kibang, Tiyuh (Desa) Mekar Sari Jaya, Kecamatan Lambu Kibang.
Peresmian gedung baru tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Novriwan, disaksikan jajaran Komisioner Baznas, pejabat Pemkab, kepala sekolah, dewan guru, komite, hingga masyarakat setempat, Kamis (25/09/2025).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan adalah prioritas utama pemerintahannya. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi terbaik yang tidak akan pernah lekang oleh zaman.
“Investasi pendidikan, investasi SDM ini yang paling utama, karena peningkatan kualitas pendidikan tidak akan habis dimakan zaman,” ujarnya.
Ia juga berharap SDN 13 Lambu Kibang bisa menjadi sekolah unggulan di wilayahnya. Bupati bahkan menyarankan agar fasilitas olahraga, seperti lapangan bulu tangkis, turut dilengkapi guna menunjang kegiatan positif siswa.
Lebih jauh, Novriwan mengumumkan rencana penerapan lima pilar pendidikan karakter di Tubaba yang terinspirasi dari sistem pendidikan Jepang. Pilar tersebut meliputi disiplin, patuh kepada orang tua dan guru, mampu bekerja sama, cinta negara, serta cinta lingkungan.
“Tugas kita adalah menyiapkan karakter. Guru dan kepala sekolah bukan hanya mencetak anak-anak menjadi dokter atau insinyur, tetapi membentuk fondasi karakter yang kuat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Tubaba, Purwanto, menjelaskan bahwa renovasi gedung sekolah ini merupakan peresmian kedua, setelah sebelumnya juga dilakukan di SDN 02 Lambu Kibang pada Juni 2025 lalu.
“Pendanaan renovasi ini bersumber dari infaq dengan skema 60 persen dari Baznas dan 40 persen dari masyarakat. Target awal Rp.80 juta hanya untuk satu gedung, namun karena dukungan masyarakat yang besar, renovasi berhasil dilaksanakan pada dua gedung sekaligus termasuk toilet sekolah,” terang Purwanto.
Menurutnya, seluruh dana dikelola melalui rekening resmi UPZ, dengan pengawasan panitia, komite sekolah, dan masyarakat, sebagai transparansi sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi ini bisa menjadi contoh yang baik.
“Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut, sehingga sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata di dunia pendidikan Tubaba,” pungkasnya. (Rian)










