Gubernur Mirza Teken MoU Bersama President Citaglobal Malaysia, Perkuat Energi Hijau Berkelanjutan

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat langkah pengembangan energi hijau dan infrastruktur berkelanjutan melalui kerja sama strategis dengan perusahaan asal Malaysia Citaglobal Berhad.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) lalu diperkuat dengan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Kerja Gubernur, Bandarlampung, Rabu (13/5/2026).

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Executive Chairman & President Citaglobal Berhad Tan Sri Dato’ Sri Mohamad Norza Zakaria.

Kerja sama ini difokuskan pada penyusunan kajian pengembangan di bidang energi hijau dan pengelolaan limbah, yang meliputi Pengolahan Sampah Menjadi Energi (Waste to Energy) transformasi limbah menjadi sumber daya energi yang efisien.

Biomassa Limbah Industri pemanfaatan limbah industri sebagai bahan baku energi alternatif dan Proyek Tenaga Surya pengembangan potensi energi matahari di wilayah Provinsi Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang investasi strategis, mulai dari pengembangan energi terbarukan, pengolahan sampah menjadi energi, biomassa, hingga pembangunan kawasan industri dan infrastruktur penunjang ekonomi baru di Lampung.

“Ke depan fokus kami di Provinsi Lampung memang akan mengarah pada energi, terutama energi terbarukan,” ujar Gubernur Mirza.

Menurutnya, Lampung memiliki potensi besar untuk pengembangan energi hijau.

Pemerintah Provinsi Lampung mencatat sedikitnya terdapat tiga bendungan yang dinilai layak dikembangkan menjadi proyek floating solar panel dengan kapasitas mencapai 150 hingga 200 megawatt per bendungan.

Selain itu, Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa Lampung juga memiliki potensi biomassa yang besar karena ditopang sektor pertanian dan perkebunan.

Ia menilai limbah pertanian seperti jagung, singkong, padi, hingga tebu dapat diolah menjadi biochar maupun sumber energi alternatif lainnya.

Baca Juga :  PSEL Lampung Raya Jadi Tonggak Baru Pengelolaan Sampah Terintegrasi

“Lampung ini punya sekitar 1,3 juta hektar potensi biomassa. Ada padi, jagung, singkong, nanas, bagas tebu, dan lainnya,” ujarnya.

Tak hanya energi baru terbarukan, Pemprov Lampung juga menawarkan peluang pengembangan proyek Waste to Energy (WtE).

Pemerintah pusat sebelumnya telah menunjuk Lampung sebagai salah satu daerah yang didorong untuk mengembangkan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi.

Gubernur Mirza mengatakan bahwa volume sampah di Lampung terus meningkat dan membutuhkan solusi jangka panjang yang terintegrasi.

“Untuk energi dari sampah juga bisa dikembangkan di sini karena pertumbuhan sampahnya masih tinggi,” ungkapnya.

Selain energi, pembahasan juga mencakup peluang pengembangan kawasan industri baru di Lampung.

Gubernur Mirza mengatakan posisi Lampung yang dekat dengan Jakarta serta memiliki pelabuhan laut dinilai strategis untuk mendukung hilirisasi komoditas dari wilayah Sumatera bagian selatan.

“Kalau targetnya mengambil komoditas dari seluruh Sumatera bagian selatan, Lampung sangat strategis karena memiliki pelabuhan laut dalam,” tambahnya.

Gubernur Mirza berharap kerja sama dengan Citaglobal Berhad dapat menjadi langkah awal masuknya investasi Malaysia ke Lampung, khususnya pada sektor-sektor strategis yang mendukung transformasi ekonomi daerah.

“Kami ingin Lampung tidak hanya menjual komoditas mentah, tetapi juga tumbuh melalui hilirisasi dan industri bernilai tambah,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Citaglobal Berhad turut memaparkan pengalaman perusahaan mereka di bidang energi hijau dan infrastruktur di Malaysia.

Mohamad Norza Zakaria menjelaskan, Citaglobal saat ini mengembangkan berbagai proyek clean energy, termasuk floating solar, biogas, Waste to Energy, telekomunikasi, hingga konstruksi.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Lampung Minta Pengusutan PSMI Tak Ganggu Petani Plasma

Ia menyebut perusahaan mereka saat ini tengah mengembangkan proyek floating solar berkapasitas 200 megawatt di Malaysia serta terlibat dalam penyediaan energi hijau untuk proyek jalur kereta East Coast Rail Link (ECRL).

Di sektor pengelolaan lingkungan, Norza menjelaskan Citaglobal memiliki teknologi Waste to Energy asal Jerman yang telah diakuisisi perusahaan.

Teknologi tersebut memungkinkan pengolahan sampah menjadi sumber energi baru.

Tak hanya itu, Citaglobal juga mengembangkan proyek biogas bersama perusahaan asal Singapura, Keppel.

Proyek tersebut memanfaatkan limbah kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) yang diolah menjadi gas dengan kandungan sekitar 90 persen metana.

“Gas itu nantinya diekspor ke Singapura untuk kebutuhan power plant,” ujarnya.

Norza juga menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap rencana investasi Citaglobal.

Ia mengaku kehadiran Konsul Jenderal Malaysia dalam pertemuan tersebut memberi keyakinan tambahan bagi pihaknya untuk menjajaki kerja sama di Lampung.

“Kami berharap ini menjadi permulaan yang baik dan insyaallah dapat melaksanakan berbagai proyek di sini,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan juga penandatanganan MoU antara PT. Lampung Jasa Utama (LJU) dan Citaglobal Environment Management Sdn Bhd (CGEM) menjajaki pengembangan Kawasan Eko-Industri (Eco-Industrial Park) di Provinsi Lampung.

Selanjutnya, ditandatangani juga MoU antara PT. Lampung Jasa Utama (LJU) dan Citaglobal New Energy Sdn Bhd (CGNE) terkait inisiatif pengolahan limbah padat (biomassa) menjadi uap, listrik, dan gas untuk kebutuhan industri serta jaringan listrik (power grid). (*)

Berita Terkait

Wagub Jihan Groundbreaking Tiga Ruas Jalan di Pringsewu, Targetkan Kondisi Jalan Mantap 100 Persen pada Akhir 2029
Sekdaprov Marindo dan Jajaran Direksi Bank Lampung Hadiri Rapat Kerja KUB Bank Jatim Tahun 2026
Komitmen Atasi Sulitnya Akses BBM Subsidi, Dinas ESDM Lampung Siapkan 3 Solusi
PWI Lampung dan Kemenag Perkuat Sinergi, Dukung Sukses HPN-Porwanas 2027
Wagub Jihan Dampingi Jajaran Kwarda Lampung Pelajari Pengelolaan Badan Usaha Pramuka di Jawa Barat
Wagub Jihan Luncurkan Buku Muatan Apel Tematik untuk Anak Sekolah
Wagub Jihan Jadi Narasumber Talkshow Gapembi, Program MBG Instrumen Penting Cetak SDM Unggul
Dua Tahun Mandek, Korban Investasi Fiktif Pertanyakan Kinerja Polda Lampung
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:31 WIB

Wagub Jihan Groundbreaking Tiga Ruas Jalan di Pringsewu, Targetkan Kondisi Jalan Mantap 100 Persen pada Akhir 2029

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:25 WIB

Sekdaprov Marindo dan Jajaran Direksi Bank Lampung Hadiri Rapat Kerja KUB Bank Jatim Tahun 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:19 WIB

Komitmen Atasi Sulitnya Akses BBM Subsidi, Dinas ESDM Lampung Siapkan 3 Solusi

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:34 WIB

PWI Lampung dan Kemenag Perkuat Sinergi, Dukung Sukses HPN-Porwanas 2027

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:14 WIB

Wagub Jihan Dampingi Jajaran Kwarda Lampung Pelajari Pengelolaan Badan Usaha Pramuka di Jawa Barat

Berita Terbaru