Tersandung Aturan, Pansus DPRD Tarik Raperda Perubahan Status Bank Lampung

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Iswan H Caya, Ketua Pansus Perubahan Raperda Bank Lampung.
Foto: Ist

Ahmad Iswan H Caya, Ketua Pansus Perubahan Raperda Bank Lampung. Foto: Ist

Lampungcorner.com – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Status Bank Lampung resmi ditarik oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Lampung.

Langkah ini diambil setelah hasil konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkap masih adanya celah pada aspek hukum dan persyaratan teknis.

Ketua Pansus, Ahmad Iswan H. Caya, mengakui Raperda tersebut belum sepenuhnya siap untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan lebih lanjut.

“Hasil konsultasi dengan Kemendagri menyebutkan masih ada beberapa persyaratan teknis yang harus dipenuhi, terutama terkait penyertaan modal atau saham pemerintah daerah. Ketentuan itu harus melalui APBD murni, bukan APBD Perubahan,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga :  KNMP Tak Sekadar Bangun Fasilitas, KKP Bidik Ekonomi Nelayan Lamtim

Tak hanya itu, Pansus juga menggandeng Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) serta melakukan studi terhadap regulasi serupa di daerah lain.

Dari hasil pendalaman tersebut, ditemukan sejumlah kelemahan, khususnya pada aspek pertimbangan hukum yang dinilai belum kuat.

Kondisi ini membuat Pansus bersama pihak pengusul sepakat menarik Raperda untuk dilakukan perbaikan menyeluruh sebelum kembali diajukan.

Raperda ini sejatinya telah masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025. Namun, karena prosesnya berlanjut hingga 2026, pengajuan harus diulang setelah seluruh syarat administratif dan yuridis dipenuhi.

Baca Juga :  Prabowo Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Sebut Hasil Kerja Menteri Membanggakan

Meski ditarik, DPRD menegaskan langkah tersebut bukan berarti membatalkan rencana perubahan status Bank Lampung. Justru, penarikan ini dilakukan untuk menghindari potensi persoalan hukum di kemudian hari.

“Ini bukan dibatalkan, tapi disempurnakan. Kami ingin regulasi yang dihasilkan benar-benar kuat dan tidak menimbulkan masalah ke depan,” tegas Iswan.

Pansus memastikan Raperda akan kembali diajukan setelah seluruh kekurangan, baik dari sisi teknis maupun hukum, telah dirampungkan. (*)

Berita Terkait

KONI Lampura Kukuhkan Pengurus KOK 23 Kecamatan, Bidik Bibit Atlet Potensial
Pornas Korpri 2027 di Lampung, UMKM Tak Boleh Cuma Jadi Penonton
KNMP Tak Sekadar Bangun Fasilitas, KKP Bidik Ekonomi Nelayan Lamtim
Dituding Pungli Insentif Linmas Rp600 Ribu per Bulan, Lurah Penengahan Raya: Itu Sukarela
Disiplin ASN Lamtim Disorot, Sekda Tegaskan Sanksi Berjenjang
CFD Lampura Digelar Minggu Besok, 80 Booth UMKM Siap Meriahkan Kotabumi
Tak Hanya Dikantor Imigrasi, Kini Buat Paspor Bisa Melalui Beranda Imigrasi
Cegah Judi Online dan Hoaks, Kadis Kominfotiksan Pesawaran Ajak Warga Cerdas Bermedia Digital
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:01 WIB

KONI Lampura Kukuhkan Pengurus KOK 23 Kecamatan, Bidik Bibit Atlet Potensial

Rabu, 4 November 2026 - 11:51 WIB

KNMP Tak Sekadar Bangun Fasilitas, KKP Bidik Ekonomi Nelayan Lamtim

Selasa, 3 November 2026 - 20:05 WIB

Dituding Pungli Insentif Linmas Rp600 Ribu per Bulan, Lurah Penengahan Raya: Itu Sukarela

Senin, 2 November 2026 - 12:12 WIB

Disiplin ASN Lamtim Disorot, Sekda Tegaskan Sanksi Berjenjang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:42 WIB

CFD Lampura Digelar Minggu Besok, 80 Booth UMKM Siap Meriahkan Kotabumi

Berita Terbaru