Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Lampungcorner.com – Konsumsi makanan ultra-proses (ultra-processed foods/UPF) secara berlebihan terbukti berkaitan dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis.

Temuan ini terungkap dalam jurnal Nutrition Reviews yang terbit pada 5 Juni 2026.

Penelitian berjudul Effect of Ultra-Processed Foods Consumption on Human Health Outcomes: An Umbrella Review of Systematic Reviews and Meta-Analyses tersebut merangkum berbagai studi ilmiah untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang dampak makanan ultra-proses terhadap kesehatan manusia.

Makanan ultra-proses merupakan produk pangan hasil industri yang melalui berbagai tahapan pengolahan dan mengandung beragam zat tambahan. Di antaranya pemanis buatan, pengawet, pewarna, perisa, hingga pengemulsi.

Baca Juga :  Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Jenis makanan ini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti minuman bersoda, mi instan, sosis, nugget, keripik, biskuit kemasan, sereal manis, hingga makanan siap saji.

Hasil penelitian menunjukkan, semakin tinggi konsumsi makanan ultra-proses, semakin besar pula kaitannya dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, obesitas, gangguan kesehatan mental, hingga kematian dini.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa sebagian besar bukti masih berasal dari studi observasional. Artinya, hubungan sebab-akibat masih perlu diteliti lebih lanjut melalui riset yang lebih mendalam.

Baca Juga :  Didampingi Bupati Tanggamus, Pangdam XXI/Raden Inten Bagikan Alkes dan Sembako kepada Masyarakat

Sebagai langkah pencegahan, para ahli menyarankan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi makanan segar, seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, ikan, serta sumber protein alami. Selain itu, masyarakat juga diimbau lebih cermat membaca label gizi dan membatasi asupan gula, garam, serta lemak jenuh dari makanan kemasan.

Pola makan seimbang dan kesadaran terhadap apa yang dikonsumsi menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang. (*)

Berita Terkait

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta
Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres
Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2
JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat
Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar
Wagub Jihan Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Lampung Selatan
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:32 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WIB

Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Senin, 13 Juli 2026 - 17:00 WIB

Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:25 WIB

JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat

Berita Terbaru

LIFESTYLE

Sering Ngopi? Ternyata Bisa Bikin Otak Lebih Awet

Sabtu, 18 Jul 2026 - 15:35 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

KESEHATAN

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Sabtu, 18 Jul 2026 - 15:32 WIB

Info Parlemen

Setelah Pandangan Fraksi, DPRD Lampung Lanjutkan Paripurna Senin

Jumat, 17 Jul 2026 - 19:58 WIB