LAMPUNGCORNER.COM, Sintang – Dusun Muran Hulu, Desa Kemantan, Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang, dilanda banjir bandang dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi, Jumat 5 Februari 2022 sekitar pukul 04.30 WIB.
Akibat kejadian itu, 1 anak berusia 7 tahun meninggal dunia, karena terbawa arus. Selain itu, 18 unit motor hanyut dan sudah ditemukan. Sebuah jembatan kayu yang menghubungkan Dusun Tapang Bambang ke Muran, terputus akibat banjir bandang tersebut.
Merespon kejadian tersebut, Kapolsek Sepauk Ipda Heru Woldy langsung meluncur ke lokasi bersama anggotanya untuk membantu warga yang terdampak bencana.
Lokasi yang terpencil menjadi hambatan mencapai lokasi. Dibutuhkan sekitar 6 jam bagi Ipda Heru Woldy dan anggotanya berkendaraan dengan sepeda motor dari kantornya, hingga sampai ke lokasi kejadian. Selanjutnya langsung menuju lokasi yang terkena banjir longsor dengan didampingi warga sekitar.
“Total terdapat 15 unit rumah semi permanen yang terkena longsor. Yang terparah adalah yang dihuni oleh keluarga Sukan bersama istri dan seorang anaknya S yang baru berumur 7 tahun,” ungkap Ipda Woldy.
Saat banjir yang disertai tanah longsor tersebut terjadi, kata Woldy, ketiga orang tersebut sedang tertidur di dalam rumah. Sukan terbangun dan sempat memegangi anaknya, namun derasnya air banjir ditambah material longsor berupa tanah dan batu, menyebabkan pegangannya terlepas dan terbawa banjir.
“Sukan dan istrinya selamat, karena tersangkut kayu, namun mengalami luka berat, kemudian dibawa ke Rumah Sakit di Sintang. Sedangkan anaknya ditemukan telah meninggal dunia saat dilakukan penyisiran sepanjang aliran Sungai Muran, sekitar 800 meter dari rumahnya. Pada saat ini sudah dimakamkan,” jelasnya.
Woldy menambahkan, ada 18 unit sepeda motor turut terbawa banjir bandang, namun sudah dapat ditemukan dalam pencarian di lokasi. Sebagian tertimbun material longsor dan sebagian hanyut.
“Saat ini warga yang rumahnya rusak terkena banjir dan longsor ditampung di rumah-rumah warga sekitarnya. Kerugian pada saat ini masih kita rincikan. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya dalam penanganan bencana yang terjadi,” katanya.
Red









