Belum Lunasi NPHD, Mendagri Ancam Periksa Pemkot Bandarlampung

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO ILUSTRASI NET

FOTO ILUSTRASI NET

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan keheranannya. Kepada Pemkot Bandarlampung. Yang belum melunasi naskah perjanjian hibah daerah (NPHD). Kepada penyelenggara pilkada serentak 2020. Yakni KPU maupun Bawaslu Bandarlampung.

Keheranan mantan Kapolri itu diungkapkannya pada saat menjadi pembicara dalam Webinar Nasional Pilkada Berintegritas 2020, Selasa (20/10/2020).

Tito mengaku heran, mengapa sampai Pemkot Bandarlampung sangat sulit melunasi NPHD. Padahal, ia mengaku sudah beberapa kali menegur Pemkot Bandarlampung.

”Saya kira ini Kota Bandarlampung paling macet saya juga enggak tahu kenapa. Kota Bandarlampung, dari perasaan saya, kalau dari rapat ini, paling banyak saya tegur itu Bandarlampung terus. Sekarang PJ-nya kalau ada di sini, tolong cek, daripada nanti kita periksa, saya suruh Dirjen nanti periksa, mana uangnya?” ujar Tito seperti dilansir Lampungcorner.com dari detik.com.

Pada kesempatan itu, Tito meminta dirjen keuangan daerah Kemendagri mendorong pemerintah daerah yang belum tuntas untuk segera melunaskan.

Baca Juga :  DPD KNPI Kabupaten Pesawaran Segera Gelar Musda Ke-IV

”Di sini ada dirjen keuangan daerah, saya minta dorong betul daerah-daerah lain yang belum tuntaskan 100 persen, daerah mana saja. Karena semua sekarang kebanyakan Plt, perintahkan ke Plt. untuk segera melunasi agar tak ada lagi beban Bawaslu, KPU atau aparat keamanan,” pintanya.

Ia menambahkan, anggaran Pilkada 2020 sudah didukung APBN ataupun APBD. Tito menjelaskan, anggaran dari APBD melalui NPHD sudah hampir terealisasi 100 persen.

Baca Juga :  Wagub Jihan Nurlela Terima Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung

”Pilkada, untuk bisa sukses tentu merupakan suatu orkestra, dari sejumlah elemen yang pertama elemen saya kira pemerintah. Pemerintah memiliki peran penting, yang pertama masalah anggaran. Penganggaran saya kira sudah didukung baik oleh APBD dengan naskah perjanjian hibah 270 daerah,” ucapnya.

Sampai hari ini, imbuh dia, realisasi sudah hampir mendekati 100 persen. Jika dilihat, maka anggaran untuk KPU sudah diberikan Rp10 triliun, kemudian 99,58 persen.

”Untuk Bawaslu itu sudah 3,4 triliun lebih, 99,61 persen, dan untuk aparat keamanan polri dan TNI itu sudah 1,2 triliun lebih atau 83,77 persen,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Program Air Bersih dan Sosial Jadi Andalan, NasDem Mesuji Perkuat Kedekatan dengan Warga
Wagub Jihan Nurlela Terima Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung
Ribuan Kader Berkumpul, PAN Lampura Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Desa
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gerak Cepat, GOLKAR Tanggamus Siap Gelar MUSDA
Jelang Temu Karya, Nurul Azmi Dukung Wahrul Fauzi Silalahi Pimpin Karang Taruna Provinsi Lampung
HIPMI Lampung Gelar Rapat Pembukaan, Siap Sukseskan MUNAS ke-XVIII
Jelang Pelaksanaan Musda IV KNPI Pesawaran, Akasa Gusnawan Himbau Pemuda Jaga Persatuan Organisasi
Berita ini 237 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:30 WIB

Program Air Bersih dan Sosial Jadi Andalan, NasDem Mesuji Perkuat Kedekatan dengan Warga

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:59 WIB

Wagub Jihan Nurlela Terima Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:24 WIB

Ribuan Kader Berkumpul, PAN Lampura Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Desa

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Senin, 8 Juni 2026 - 22:58 WIB

Gerak Cepat, GOLKAR Tanggamus Siap Gelar MUSDA

Berita Terbaru