LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Di tengah semarak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Provinsi Banten, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, H. Wirahadikusumah, S.P., M.M., bertekad membawa identitas budaya Lampung ke panggung nasional.
Pria yang menyandang gelar adat Tuan Permatou Jagad, Pepadun Suttan Akbar, Buay Tegamoan, Megou Pak Tulangbawang, Tiyuh Pagardewa, Kabupaten Tulangbawang Barat, Provinsi Lampung, itu berencana mengenakan pakaian adat Lampung pada puncak perayaan HPN 2026.
Bagi Wirahadikusumah yang akrab disapa Wira keputusan tersebut bukan sekadar soal penampilan. Busana adat Lampung menjadi simbol kebanggaan sekaligus wujud penghormatan terhadap jati diri budaya yang melekat kuat pada dirinya dan masyarakat Lampung.
Ia ingin memastikan bahwa Lampung hadir, dikenal, dan diingat di tengah perhelatan nasional insan pers dari seluruh Indonesia. “Pada puncak perayaan HPN 2026 di Banten, saya berencana mengenakan pakaian adat Lampung. Ini adalah bentuk penghormatan kami terhadap warisan budaya daerah,” ujar Wira.
Menurutnya, penggunaan pakaian adat dalam agenda resmi berskala nasional memiliki makna yang mendalam. Selain menegaskan identitas kedaerahan, langkah ini juga menjadi simbol kecintaan insan pers Lampung terhadap kekayaan budaya yang dimiliki provinsinya.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga bagian dari pelestari budaya bangsa. Dengan mengenakan pakaian adat, kami membawa semangat Lampung ke panggung nasional,” tegasnya.
Wira menambahkan, keputusan tersebut juga mengandung pesan moral bagi seluruh insan pers. Ia menilai pers memiliki tanggung jawab sosial yang luas, termasuk menjadi garda terdepan dalam menjaga dan merawat kebudayaan lokal di tengah derasnya arus globalisasi.
“Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga ikut merawat kebudayaan bangsa,” tambahnya.
Perayaan HPN 2026 di Provinsi Banten sendiri diproyeksikan berlangsung meriah. Beragam agenda telah disiapkan, mulai dari seminar jurnalistik, dialog kebudayaan, pameran media, hingga pemberian penghargaan bagi insan pers berprestasi.
Acara nasional tersebut rencananya akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama ribuan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia.
Di antara ribuan insan pers yang hadir, balutan pakaian adat Lampung diharapkan menjadi penanda bahwa jurnalisme dan budaya dapat berjalan beriringan, saling menguatkan, dan tetap berakar pada identitas bangsa. (*)
Editor: Furkon Ari









