Polisi Tangkap Ibu dan Anak Asal Lampung yang Culik Bocah SD di Klaten

- Jurnalis

Jumat, 26 Februari 2021 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Lampungcorner.Group

Ilustrasi Lampungcorner.Group

Dua tersangka penculikan bocah SD di Klaten yang viral di media sosial diringkus polisi. Keduanya adalah IR (52) dan RAR (25). Mereka adalah ibu dan anak dan tercatat sebagai warga Kecamatan Wayjepara, Lampung Timur.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, korban dan salah seorang tersangka RAR sudah saling mengenal. Lantaran RAR pernah kos di rumah orang tua korban di Klaten.

Menurutnya, RAR sekolah keperawatan dan saat kuliah kerja nyata pernah ditampung di rumah korban.

”Penculikan terjadi pada Selasa (23/2/2021) pukul 10.00 WIB. Korbannya RS (9), murid kelas 3 SD,” ujar Edy seperti dikutip Lampungcorner.com dari detik.com, Jumat (26/2/2021).

Edy mengatakan, penculikan terjadi saat korban tengah bermain di jalan dekat rumah saksi MW. Saat itu, korban sedang bermain dengan beberapa anak lainnya.

”Saat bermain itu menurut saksi ada mobil warna putih ditumpangi dua perempuan datang menemui korban,” kata Edy.

Beberapa saat peristiwa itu terjadi, polisi lalu mendatangi TKP penculikan di ruas Jalan Joton-Manisrenggo, Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Klaten. Kepada polisi, tersangka mengaku membawa korban ke Solo dan Jogjakarta lalu ke Bogor.

Baca Juga :  Kades Kedaton Lampura Jadi Tersangka Korupsi DD dan ADD, Kerugian Negara Capai Rp448 Juta

”Kami mengetahui kejadian itu sore hari sehingga kita tindak lanjuti datang ke TKP, menemui ibu korban, mendapatkan CCTV dan keterangan saksi. Dari CCTV benar mobil melintas di TKP,” jelasnya.

Edy menjelaskan, pihaknya sempat menyelidiki ke Jogjakarta dan mendapatkan keterangan tersangka bekerja di Bogor. Tim lalu berkoordinasi dengan Polres Bogor.

”Ternyata benar dan pada 24 Februari pukul 21.00 WIB, tersangka ditangkap bersama Polres Bogor untuk dibawa ke Klaten,” terang Edy.

Dari kedua tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya mobil sedan warna putih, pakaian, ponsel, hingga rekaman CCTV.

”Kedua tersangka dikenakan UU 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. Pasal 76 f Jo 83 yang ancaman hukumannya paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun,” paparnya.

Diketahui, informasi penculikan ini sempat viral di media sosial. Dan menurut Edy, motifnya berawal tersangka yang mengaku kehilangan emas. Dan tersangka menuduh ibu korban yang mencurinya.

Baca Juga :  Ratusan Personel Diterjunkan, May Day di Bandar Lampung Dijaga Ketat dan Humanis

Edy melanjutkan, antara dua tersangka ini dan keluarga korban sudah saling mengenal. Bahkan ibu korban pernah diajak tersangka ke rumahnya di Lampung.

”Ibu korban pernah diajak ke Lampung kemudian singgah ke Bogor, jadi sudah saling kenal. Saat ibu korban pulang, tersangka kehilangan emasnya dan menuduh ibu korban yang mencuri. Padahal tidak,” tegas Edy.

Menurut Edy, setelah kejadian kehilangan emas itu, tersangka dan korban sempat saling komunikasi lewat ponsel. Saat komunikasi itu, ibu korban membantah tuduhan itu.

”Setelah saling WA (WhatssApp), tersangka meminta ibu korban mengakui mencuri emasnya. Kata tersangka, emas itu warisan, tetapi ibu korban tetap tidak mengakui. Jadi ini motifnya,” bebernya.

Soal apakah benar tersangka kehilangan emas, pihaknya juga masih mendalaminya. Sebab tidak ada surat-suratnya.

Edy memastikan, kondisi fisik korban tidak mengalami kekerasan. Namun, polisi akan memeriksa psikis korban.

”Kami juga sedang melakukan konseling untuk mengetahui korban ada gangguan psikis atau tidak dengan memfasilitasi ke psikiater,” imbuhnya.(dtc/red)

Berita Terkait

Cegah Copet dan Curanmor, Polsek Telukbetung Timur Sisir Pasar Kota Karang
Kapolresta Bandar Lampung Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Curanmor Bersenjata
PT. Taspen Sampaikan Klarifikasi Hak Jawab, Pasca Ramai Perbincangan Santunan Kematian Pensiun
Ungkap Kasus Curat dan Sajam Dalam Sepekan, Polres Lampura Tangkap Tiga Pelaku
Terungkap! Ini Tampang Pelaku Penembak Brigadir Arya Supena, Ternyata Residivis Jambret
Langkah Cepat! Polda Lampung Ringkus Pelaku Penembak Brigadir Arya Supena
Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung
Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:09 WIB

Cegah Copet dan Curanmor, Polsek Telukbetung Timur Sisir Pasar Kota Karang

Senin, 18 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kapolresta Bandar Lampung Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Curanmor Bersenjata

Senin, 18 Mei 2026 - 17:03 WIB

PT. Taspen Sampaikan Klarifikasi Hak Jawab, Pasca Ramai Perbincangan Santunan Kematian Pensiun

Senin, 18 Mei 2026 - 16:52 WIB

Ungkap Kasus Curat dan Sajam Dalam Sepekan, Polres Lampura Tangkap Tiga Pelaku

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:01 WIB

Terungkap! Ini Tampang Pelaku Penembak Brigadir Arya Supena, Ternyata Residivis Jambret

Berita Terbaru