Posko Penyekatan di Bandar Lampung Masih Berlaku

- Jurnalis

Jumat, 21 Mei 2021 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pemeriksaan di Posko Penyekatan Rajabasa, Jumat (21/5/2021). Foto: Dora Afrohah

Kegiatan pemeriksaan di Posko Penyekatan Rajabasa, Jumat (21/5/2021). Foto: Dora Afrohah

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung – Penyekatan terus dilakukan hingga Jumat (21/5/2021). Salah satunya terpantau di pos penyekatan Rajabasa, personel gabungan melakukan pengamanan kondisi jalur masuk Bandarlampung.

Ada sekitar 20 personel yang bertugas, terdiri dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, TNI, Polri, hingga Polisi Pamong Praja.

Ketua Regu Tim Penyekatan Rajabasa Tumono menjelaskan, penyekatan yang dilakukan adalah dengan memeriksa plat nomor kendaraan luar Lampung.

“Khusus untuk daerah zona oranye dan merah kita lakukan rapid tes pada para penumpang,” terang Tumono.

Menurut Dandi Kurniawan, salah satu tenaga medis yang bertugas mengatakan pada hari ini sudah melakukan rapid tes antigen kepada tujuh orang.

Baca Juga :  Erupsi GAK Mereda, Damkarmat Bandar Lampung Terus Bersihkan Sisa Abu Vulkanik

“Hasil semuanya negatif,” tukas Dandi kepada rilislampung.id (group lampungcorner.com).

Dandi juga menjelaskan, apabila ada warga dari luar Lampung yang sudah menunjukkan kartu vaksinasi, harus tetap memiliki surat rapid antigen. Karena kemungkinan untuk terinfeksi covid-19 masih ada.

Namun karena kehabisan surat keterangan telah melakukan rapid tes antigen, Dandi mengatakan warga boleh memfoto hasilnya dan dapat ditunjukkan apabila mereka terkena penyekatan di tempat lain.

“Masa berlaku setelah rapid tes antigen ini 14 hari,” jelas Dandi lagi.

Salah satu warga bernama Jamal Abdul Nasir yang melakukan perjalanan dari Ciamis menuju Aceh Barat, mengaku sudah mengetahui bahwa ada penyekatan. Namun dirinya ternyata membawa surat rapid tes antigen yang masa berlakunya telah habis.

Baca Juga :  Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas

“Saya tidak tahu. Kirain masih berlaku yang kemarin,” dalih Jamal.

Lain halnya dengan Ali Marjono yang merupakan warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan dan sudah sejak kemarin berada di Bandarlampung karena menjenguk kakaknya.

“Kami tidak bawa surat tes rapid tes antigen, karena saya pikir saya sudah ada sertifikat vaksin. Ternyata tetap harus tes,” kilah Ali. (*)

Red

Berita Terkait

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:55 WIB

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WIB

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Disiplin ASN Lamtim Disorot, Sekda Tegaskan Sanksi Berjenjang

Senin, 2 Nov 2026 - 12:12 WIB