Profil Haris Pertama, Ketum KNPI yang Diserang OTK di Restoran Cikini

- Jurnalis

Senin, 21 Februari 2022 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haris Pertama pengurus KNPI diserang orang tak dikenal di Cikini, Jakarta Pusat. Foto: Dok. Haris

Haris Pertama pengurus KNPI diserang orang tak dikenal di Cikini, Jakarta Pusat. Foto: Dok. Haris

LAMPUNGCORNER.COM, Ketum KNPI Haris Pertama mengalami luka serius di wajah bagian pelipis mata sebelah kanan usai diserang orang tak dikenal (OTK) di salah satu restoran di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (21/2).

Haris mengatakan, dia diserang OTK sebanyak 3 orang. Mereka menyerangnya saat baru keluar dari mobilnya menuju salah satu restoran.

“Orang tersebut menghajar dengan batu dan benda tumpul lainnya,” kata Haris lewat keterangannya, Senin (21/2).

Haris saat ini telah menjalani perawatan di rumah sakit. Dia juga mengaku sudah melaporkan kasus tersebut ke kepolisian. Lalu siapa sebenarnya Haris Pertama?

Haris merupakan pria kelahiran Jakarta pada 6 Oktober 1983. Dia menyelesaikan pendidikan terakhirnya sebagai magister di Universitas Brawijaya (2021).

Baca Juga :  Operasi Ketupat Usai, Polresta Bandar Lampung Tetap Siaga Lewat KRYD

Selama ini sosok Haris dikenal publik sebagai Ketua Umum KNPI sejak terpilih pada 2018 lalu. Kepemimpinan Haris sebagai Ketua Umum KNPI sempat menjadi polemik setelah adanya dualisme di tubuh KNPI. Haris mengeklaim bahwa dirinyalah yang diakui di Kemenkumham sebagai pengurus KNPI.

Nama Haris belakangan ini tengah menjadi perhatian publik, terutama saat dirinya melaporkan Abu Janda pada Januari 2021 lalu terkait dugaan SARA. Namun, kasus tersebut tak menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Haris selama ini dikenal kerap mengkritisi para buzzer di media sosial. Terbaru, dia juga melaporkan Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri. Alhasil, Ferdinand ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian.

Baca Juga :  44 Perkara Inkracht, Wakapolres Saksikan Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Kotabumi

Lewat akun twitternya @knpihari, Dia juga mengkritisi terkait izin usaha pengelolaan lahan hutan.

“Transparansi data perusahaan yang telah melakukan Kegiatan usaha didalam kawasan Hutan yang tidak memiliki perizinan di bidang Kehutanan harus dibuka ke masyarakat oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).@KementerianLHK,” tulis Haris di akun twitternya.

Hingga kini kasus penyerangan Haris masih menjadi tanda tanya terkait siapa pelakunya.

 

Red

Berita Terkait

Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung
Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya
Berawal dari Motor Tanpa Pelat, Anggota Satlantas Ringkus Terduga Pelaku Curanmor Viral di Lampura
Menteri Imipas Tegaskan Zero HP dan Narkoba di Lapas dan Rutan, Oknum Petugas Terlibat Akan Dipidanakan
Puluhan Personel Polresta Bandar Lampung Amankan Aksi Unjuk Rasa di Pemkot
Ratusan Personel Kawal Laga Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Madura United FC
Hitungan Jam! Pencuri Motor Diringkus Anggota Polsek Bumi Waras
Perangi HALINAR, Rutan Kelas IIB Kotabumi Gelar Razia Besar dan Ikrar Bersama
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:39 WIB

Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:18 WIB

Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:46 WIB

Berawal dari Motor Tanpa Pelat, Anggota Satlantas Ringkus Terduga Pelaku Curanmor Viral di Lampura

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:26 WIB

Menteri Imipas Tegaskan Zero HP dan Narkoba di Lapas dan Rutan, Oknum Petugas Terlibat Akan Dipidanakan

Senin, 11 Mei 2026 - 20:56 WIB

Puluhan Personel Polresta Bandar Lampung Amankan Aksi Unjuk Rasa di Pemkot

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB