RSUD Sukadana Hadirkan “Tabik Pun”, Inovasi Jemput Bola Pasien Emergensi

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, LAMPUNG TIMUR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana menghadirkan inovasi Transportasi Ambulans bagi Pasien Pelayanan Paripurna (Tabik Pun) sebagai upaya meningkatkan akses dan kecepatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien dalam kondisi emergensi.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan jemput bola yang dilakukan RSUD Sukadana untuk membantu masyarakat memperoleh pertolongan medis dengan lebih cepat. Sasaran utama program ini adalah pasien emergensi, terutama ibu hamil dan pasien yang akan melahirkan.

Direktur RSUD Sukadana, dr. Nila S. Tanjung, mengatakan Tabik Pun merupakan inovasi RSUD Sukadana yang bertujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan.

“Tabik Pun merupakan inovasi dari RSUD Sukadana. Tujuannya adalah jemput bola untuk pasien emergensi, terutama ibu hamil dan pasien yang akan melahirkan,” ujar dr. Nila, Senin 10 Februari 2025.

Dia menjelaskan, dalam pelaksanaannya masyarakat tidak harus datang langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan transportasi. Pasien atau keluarga dapat menghubungi layanan call center ReMS ketika membutuhkan penjemputan.

Baca Juga :  JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat

“Alur layanannya, pasien atau keluarga bisa menghubungi call center ReMS. Selain itu, pamong atau tenaga kesehatan yang ada di wilayah tersebut juga dapat menghubungi layanan tersebut apabila menemukan pasien yang membutuhkan pertolongan,” jelasnya.

Menurut dr. Nila, inovasi Tabik Pun tidak hanya ditujukan untuk memberikan kemudahan transportasi bagi pasien, tetapi juga menjadi bagian dari upaya RSUD Sukadana dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian anak (AKA).

“Dengan adanya inovasi ini, kami berharap pasien emergensi, terutama ibu hamil dan pasien yang akan melahirkan, bisa mendapatkan penanganan lebih cepat. Ini merupakan salah satu upaya dalam menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian anak,” katanya.

Setelah menerima informasi, layanan tersebut menjadi pintu awal untuk membantu mengoordinasikan kebutuhan transportasi pasien menuju RSUD Sukadana, sehingga penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Baca Juga :  Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Menurut dr. Nila, inovasi ini diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan segera.

“Harapannya, dengan adanya Tabik Pun, masyarakat semakin mudah mendapatkan akses pelayanan kesehatan, terutama dalam kondisi emergensi. Kami ingin memberikan pelayanan yang cepat, mudah dan paripurna kepada masyarakat,” harapnya

Program Tabik Pun sekaligus menjadi wujud komitmen RSUD Sukadana dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan konsep jemput bola tersebut, RSUD Sukadana berupaya memastikan pasien yang membutuhkan pertolongan, khususnya ibu hamil dan pasien yang akan melahirkan, dapat memperoleh akses transportasi dan pelayanan medis secara lebih cepat. (*)

 

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien
Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya
Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta
Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan
Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres
Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2
JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat
Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:39 WIB

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

Senin, 27 Juli 2026 - 09:51 WIB

Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:32 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WIB

Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Berita Terbaru

Kobaran api di gudang belakang RSUD Ryacudu Kotabumi, Minggu (30/8/2026) malam.

BREAKING NEWS

Dua Ledakan Saat Kebakaran RSUD Ryacudu, Penyebab Masih Diselidiki

Senin, 31 Agu 2026 - 08:12 WIB