Senin Depan, SD dan SMP di Bandarlampung Mulai Pembelajaran Tatap Muka

- Jurnalis

Kamis, 9 September 2021 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Foto: Sulaiman

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Kota Bandarlampung sudah memasuki zona kuning. Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pun sudah berada di level 3.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung karenanya akan memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di beberapa SMP sebagai sample awal.

Wali kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan, PTM di beberapa SMP ini dimulai Senin (13/9/2021).

“Kalau ini sukses, insyaallah pekan depannya akan seluruh sekolah,” ungkapnya, Kamis (9/9/2021).

Eva mengungkapkan, syarat sekolah yang bisa PTM ialah membuat penyekatan di setiap meja belajar. Kemudian kapasitas setiap kelas hanya 15 murid.

Baca Juga :  Irigasi Way Kawat Memprihatinkan, Bupati Ela Dorong Perbaikan untuk Selamatkan Sawah Petani

“Sekolah berjalan dari Senin sampai Jumat, tetapi anak-anaknya selang-seling bergantian,” ujarnya.

Untuk yang PTM, sementara kelas 9 terlebih dulu. Apabila sudah lancar baru kelas 7 dan 8. Begitu juga dengan SD, uji coba awal dimulai kelas 6.

“Pertama 2 jam pelajaran terlebih dahulu, kalau sudah berjalan baik baru mulai 4 jam. Zona aman baru full,” kata dia.

Baca Juga :  Singkong Lampung Digenjot, DPRD Dorong Bibit Unggul

Dia meminta guru-guru pada Senin nanti tidak langsung belajar. Tetapi ditanyakan terlebih dahulu respons anak selama pembelajaran daring sehingga ada komunikasi.

“Dengarkan keluhan anak-anak, apa saja curhatnya, nanti akan ditindaklanjuti kepala sekolah,” ujarnya.

Kalau ada anak yang kurang mengerti pelajaran, Eva meminta tidak langsung dimarahi. Namun dibuatkan jam ekstrakulikuler bagi mereka yang tertinggal pelajaran. (*)

Red

Berita Terkait

Lampung Rawan Sertifikat Ganda, ATR/BPN Siapkan Langkah Antisipasi
Pengamanan Aset Disorot, KPK Ungkap 8.000 Tanah Pemda Belum Bersertifikat Di Provinsi Lampung
Lampung Perkuat Tata Kelola Aset, ATR/BPN Siapkan 9 Program
Kesbangpol dan FKDM Lampura Perkuat Koordinasi, Antisipasi Konflik Sosial Sejak Awal
Pemkab Lampura, BGN dan Kejari Perkuat Tata Kelola MBG: Gandeng BUMDes Bangun Ekonomi Desa
Pergantian Kepala BGN Tak Ganggu Program MBG di Lampung
Pendapatan Retribusi Lampung Capai Rp249,64 Miliar, OPD Didorong Genjot PAD
Masuk 5 Besar, Lampung Siap Adu Kuat di Ajang Digital Leadership Nasional
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:13 WIB

Lampung Rawan Sertifikat Ganda, ATR/BPN Siapkan Langkah Antisipasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pengamanan Aset Disorot, KPK Ungkap 8.000 Tanah Pemda Belum Bersertifikat Di Provinsi Lampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:51 WIB

Lampung Perkuat Tata Kelola Aset, ATR/BPN Siapkan 9 Program

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:01 WIB

Kesbangpol dan FKDM Lampura Perkuat Koordinasi, Antisipasi Konflik Sosial Sejak Awal

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:17 WIB

Pemkab Lampura, BGN dan Kejari Perkuat Tata Kelola MBG: Gandeng BUMDes Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru

Gubernur Provinsi Lampug Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan keterangan di lantai dasar kantor loby kantor gubernur, Kamis (23/7/2026).
Foto: Farida Nurazizah

PEMERINTAHAN

Lampung Perkuat Tata Kelola Aset, ATR/BPN Siapkan 9 Program

Kamis, 23 Jul 2026 - 18:51 WIB