LAMPUNGCORNER.COM, Jember – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember menyebabkan debit air di sejumlah sungai naik dan membanjiri sejumlah kawasan perumahan di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates.
“Pasangan suami istri tersebut mencari rumput dan saat berada di dekat sungai, si istri terpeleset dan jatuh ke sungai, kemudian suaminya menolong hingga keduanya hanyut terbawa arus sungai,” kata Komandan Tim (Dantim) Basarnas Jember, Rudi Prahara, dikutip dari Antara, Minggu (9/1/2022).
Menurut Rudi, debit air sungai permisen di Desa Kemiri cukup deras karena hujan turun dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut. Satu korban telah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.
“Satu korban yakni suaminya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan istrinya masih belum ditemukan dan kami masih melakukan asessment ulang,” tuturnya.
Pencarian korban hilang di sungai Desa Kemiri tersebut akan dilanjutkan pada Senin (10/1/2022) pagi.
“Kami akan melakukan pencarian semaksimal mungkin di aliran sungai tersebut dan mudah-mudahan korban Ibu Suliha bisa ditemukan secepatnya,” kata dia.
Rudi menjelaskan, bahwa kedua korban tersebut bukan korban banjir. Namun korban kecelakaan sungai.
Sungai di kawasan tersebut arusnya cukup deras karena tingginya curah hujan yang mengguyur.
Camat Panti Benny Ginting sebelumnya menyampaikan informasi bahwa dua warga Dusun Tenggiling, Desa Kemiri, Kecamatan Panti, hanyut di sungai dan dinyatakan hilang.
“Suami sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan istrinya masih belum ditemukan,” ujar Benny. (*)
Red









