LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur akan segera dibuka kembali setelah ditutup sejak 17 Desember 2021.
Namun wisata atraksi gajah yang selama ini menjadi daya tarik TNWK dipastikan tak ada lagi. Sebab Pemprov Lampung bersama Balai Pengelola TNWK sudah sepakat untuk mengganti konsep wisata di wilayah konservasi tersebut.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Ruchyansyah mengatakan konsep baru TNWK adalah eko wisata. Setiap pengunjung hanya bisa menikmati wisata alam tanpa ada ekspolitasi hewan di kawasan tersebut.
“Jadi nggak ada lagi eksploitasi hewan. Menunggunang gajah, gajah main bola itu nggak ada. Jadi hanya menikmati alamnya, karena gajah itu bukan satwa sirkus, tidak akan ada lagi seperti itu,” kata Ruchyansyah, Selasa (20/6/2023).
Menurutnya, konsep baru ini ada beberapa pihak yang khawatir kalau atraksi gajah dihapuskan. Karena selama ini atraksi gajah sudah melekat sebagai brand mark TNWK.
Untuk itu, Ruchyansyah mengatakan pentingnya edukasi kepada masyarakat bahwa TNWK adalah wilayah konservasi, bukan area sirkus.
“Ada yang bertanya kalau atraksi gajah dihapus hilang dong daya tariknya. Maka TNWK berhati-hati sekali menerapkan konsep baru ini dan memang perlu edukasi public,” jelas dia.
“Kita harus kembalikan fungsi wilayah konservasi, tidak layak menunjukkan atraksi seperti itu. Jadi kalau anda ingin menonton gajah main bola atau naik gajah silakan datang ke tempat lain seperti lembah hijau atau dimana,” tambahnya.
Dengan konsep baru ini, para pengunjung hanya diizinkan menikmati keindahan alam dan kehidupan satwa liar. Konsep baru ini telah disiapkan bersama warga dari empat desa penyangga TNWK.
Untuk jadwal pasti pembukaan kembali TNWK, saat ini masih dalam pembahasan. Namun ditargetkan tahun ini sudah bisa dibuka kembali untuk kunjungan wisatawan. (*)
Red















