Lampungcorner.com, Lampung Timur – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Lampung bersama Dinas Kesehatan melakukan vaksinasi kepada warga di Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhanmaringgai, Lampung Timur, Rabu (6/7/2022).
Desa Sukorahayu merupakan daerah pesisir yang termasuk dalam kategori desa terisolir. Sehingga menjadi sasaran BINDA Lampung melaksanakan vaksinasi booster untuk mencegah penyebaran virus bary Covid-19 yakni Omicron BA.4 dan BA.5.
Kabinda Lampung Iwan Satriawan mengatakan, Binda bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga jajaran ke bawah menintensifkan vaksinasi serentak di semua kabupaten dan kota Provinsi Lampung, termasuk di Lampung Timur. Vaksinasi menyasar semua kategori usia masyarakat, meliputi remaja, dewasa dan lansia.
“Presiden Joko Widodo meminta BIN melanjutkan percepatan vaksinasi dengan target seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo tersebut, Kepala BIN Bapak Jenderal Pol. (P) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H. M.Si memerintahkan seluruh Binda untuk melakukan vaksinasi dengan target 40 juta dosis di seluruh Indonesia, termasuk Binda Lampung dengan 1.440.000 dosis hingga akhir tahun 2022,” kata dia.
Kabinda Lampung menjelaskan, bahwa saat ini sudah muncul varian baru dari Covid-19 yakni Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia, sedangkan di Provinsi Lampung masih belum ditemukan.
Meskipun para ahli kesehatan menerangkan jika varian baru tersebut tidak memiliki bahaya seperti varian sebelumnya, Binda Lampung tetap mengantisipasi munculnya varian lain yang lebih berbahaya.
Hal ini mendorong Binda Lampung untuk menggencarkan vaksinasi terutama pada vaksin ketiga (booster) yang capaian masih rendah di Provinsi Lampung.
“Pemerintah telah melonggarkan penggunaan masker saat berada di luar terbuka yang tidak ramai, tetapi vaksinasi terus kita lakukan agar kualitas kekebalan komunal masyarakat semakin meningkat, dan Alhamdulillah untuk Provinsi Lampung sudah mencapai target dari Presiden yaitu vaksin kedua sebesar 72,59 persen, sedangkan vaksin ketiga masih 13,16 persen. Kita harus kejar capaian vaksinasi ketiga, sehingga proses transisi pandemi ke endemi dapat berjalan sesuai dengan harapan dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman di masa kehidupan semakin mendekati normal saat ini,” jelasnya.
Binda Lampung mengharapkan kesadaran masyarakat di Provinsi Lampung bahwa vaksinasi hingga dosis ketiga sangat penting.
“Sebagai penguatan kekebalan imunitas masyarakat serta tetap menerapkan protokol kesehatan. Setidaknya dengan memakai masker dan mencuci tangan,” ucapnya.
Sementara itu vaksinasi yang dilaksanakan di Balai Desa Sukorahayu mendapat antusias masyarakat dan pelajar.
Kades Sukorahayu Khasbulah mengatakan pada umumnya masyarakat Lampunh Timut mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Kepala BIN, Bapak Kabinda Lampung, Gubernur Lampung Arinal Djunaedi, dan Bupati Lampung Timur, karena sudah menggelar vaksinasi booster.
Serta, sangat mengapresiasi atas langkah percepatan vaksinasi booster oleh BINDA Lampung khususnya di Lampung Timur dan umumnya di Provinsi Lampung.
Dikatakannya, warga di Desa Sukorahayu mayoritas penduduknya mengais rejeki sebagai nelayan, dan jauh dari kantor puskesmas maka sangat tepat jika vaksinasi yang dilakukan BINDA dan tenaga medis dengan sistem jemput bola.
“Cocok jika pemerintah jemput bola seperti ini, soal vaksinasi karena warga kami banyak pekerjaan di laut sehingga sulit membagi waktu untuk pergi ke puskesmas untuk vaksin,” ungkapnya. (man)















