Way Sulan Menjadi Lokasi Terakhir Road Show Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan

- Jurnalis

Kamis, 18 Agustus 2022 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Road Show Swasembada Gizi dan Peningkatan Kapasitas TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Kecamatan dan Desa, Kamis (18/8/2022). Foto: Ist

Road Show Swasembada Gizi dan Peningkatan Kapasitas TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Kecamatan dan Desa, Kamis (18/8/2022). Foto: Ist

Lampungcorner.com, Lampung Selatan – Duta Swasembada Gizi kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto berikan pemahaman Program Swasembada Gizi pada kegiatan Road Show Swasembada Gizi dan Peningkatan Kapasitas TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Kecamatan dan Desa, Kamis (18/8/2022).

Kecamatan Way Wulan merupakan Kecamatan terakhir yang mendapat kunjungan Road Show dari TPPS Kabupaten Lampung Selatan yang dilaksanakan di Desa Sumber Agung.

Kepala Dinas Dalduk dan KB Rikawati dalam laporannya menyampaikan, kegiatan road show bertujuan sebagai akses kordinasi dan konsolidasi dan konvergensi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten, Kecamatan, Desa, dan Kader penggerak gerakan swasembada gizi serta memonitoring gerakan Swasembada Gizi.

“Ini wadah untuk kita saling berkoordinasi mengenai program serta menyatukan langkah agar program yang telah dibuat dapat sampai ke masyarakat,” tuturnya.

Sementara, Camat Way Sulan Munir dalam Laporannya menyampaikan, data anak stunting di Kecamatan Way Sulan pada tahun 2020 terdapat 37 orang, tahun 2021 terdapat 28 orang dan tahun 2022 tersisa 20 orang.

Baca Juga :  Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Layani Publik, Tinggalkan Budaya Lama

“Untuk menekan angka penurunan stunting di kecamatannya telah melakukan inovasi yaitu Gerakan Serentak Cegah Stunting (Gertak Canting), dengan bentuk kegiatan pemanfaatan lahan melalui TOGA dan Sayuran serentak di seluruh Desa di Kecamatan Way Sulan,” terang Munir.

Pada kesempatan yang sama, Erdiansyah selaku perwakilan TPPS Kabupaten menyarankan agar setiap Posyandu di Desa memiliki alat pengukur tinggi bayi Antropometri.

“Desa jangan hanya mengutamakan pembangunan infrastruktur namun segi pendidikan, kesehatan dan ekonomi harus diperhatikan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia,” katanya.

Sementara, Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan mengatakan untuk menuntaskan Stunting, dibutuhkan kekompakan kerjasama dan sinergi TPPS Kabupaten kecamatan dan Desa serta semua pihak.

Winarni juga mengimbau agar kegiatan Road Show tersebut tak hanya sekedar seremonial semata. Tetapi, bisa benar-benar terlaksana dengan baik sampai ke tingkat keluarga.

Baca Juga :  Imigrasi Kalianda Sosialisasikan Golden Visa untuk Dorong Investasi di Lampung Selatan

“Jangan hanya sekedar ceremonial saja tapi bisa benar benar dilaksanakan sampai ke tingkat Keluarga,” imbuhnya.

Di kegiatan tersebut Winarni juga memberikan pemahaman kepada para peserta Road Show tentang program Swasembada Gizi dan penerapannya di tingkat keluarga.

Winarni juga mengatakan berjalannya kegiatan tereebut merupakan salah satu bentuk mewujudkan proyek pencetak generasi unggul Lampung Selatan, dengan para kader bergerak dan bersinergi bersama Pemerintah Desa sampai tingkat Kabupaten.

“Ini merupakan proyek untuk mencetak generasi unggul di Lampung Selatan dengan kader kader penggerak yang ada di setiap Desa bekerja sama Pemerintah Desa sampai ke Kabupaten,” ujarnya.

Selain itu, Winarni melakukan komitmen bersama dengan para Kepala Desa, Ketua TP PKK Desa serta para Kepala UPT untuk bersinergi mewujudkan 2024 Lampung Selatan bebas Stunting. (*)

Berita Terkait

Meski Visa Turun, PNBP Imigrasi Justru Naik Jadi Rp2,82 Triliun
IMM Lampung Selatan Tolak Tarif Tol Bakter yang Dinilai Terlalu Tinggi, Desak Evaluasi Menyeluruh
SPMB SD-SMP di Lampung Selatan Berjalan Transparan dan Real-Time, Disdik Imbau Masyarakat Waspadai Calo dan Jasa Titipan
Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Layani Publik, Tinggalkan Budaya Lama
Imigrasi Kalianda Sosialisasikan Golden Visa untuk Dorong Investasi di Lampung Selatan
Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah
Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah
Berita ini 190 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:59 WIB

Meski Visa Turun, PNBP Imigrasi Justru Naik Jadi Rp2,82 Triliun

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:52 WIB

IMM Lampung Selatan Tolak Tarif Tol Bakter yang Dinilai Terlalu Tinggi, Desak Evaluasi Menyeluruh

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:44 WIB

SPMB SD-SMP di Lampung Selatan Berjalan Transparan dan Real-Time, Disdik Imbau Masyarakat Waspadai Calo dan Jasa Titipan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:59 WIB

Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:24 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Layani Publik, Tinggalkan Budaya Lama

Berita Terbaru