4 Faktor Proyeksi Inflasi Masih Terkendali Sepanjang 2022

- Jurnalis

Kamis, 10 Februari 2022 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bank Indonesia Perry warjiyo hadiri rapat koordinasi pemerintah di Bank Indonesia. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Gubernur Bank Indonesia Perry warjiyo hadiri rapat koordinasi pemerintah di Bank Indonesia. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

LAMPUNGCORNER.COM, Bank Indonesia memprediksi tingkat inflasi akan terkendali di kisaran 3 persen plus minus 1 persen di sepanjang 2022. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan secara keseluruhan inflasi di sepanjang tahun ini cenderung akan rendah.

“Kami memandang inflasi secara keseluruhan 2022 masih tetap terkendali dalam kisaran 3 persen plus minus 1 persen. Inflasi IHK ini masih rendah,” ujar Perry dalam konferensi pers virtual, Kamis (10/2).

Menurut Perry, ada empat pertimbangan yang mendasari inflasi 2022 diproyeksi masih rendah. Pertama, meski terjadi kenaikan permintaan, namun Perry mengatakan hal tersebut masih dapat dipenuhi dari kapasitas produksi nasional.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Dengan kata lain, output gap masih cenderung negatif. Itu artinya kenaikan permintaan masih berada di bawah kapasitas produksi nasional. Ini yang akan membuat inflasi inti masih akan tetap rendah.

Kedua, ekspektasi inflasi terus terjaga. Perry mengakui bahwa sudah terjadi peningkatan inflasi di beberapa waktu terakhir. Namun levelnya masih rendah. Ketiga, nilai tukar rupiah tetap stabil. Meskipun harga komoditas internasional terpantau naik, namun kenaikan itu tidak diteruskan kepada harga-harga di domestik.

Baca Juga :  Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026

Keempat, terjadi kombinasi yang harmonis antara BI, pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan harga-harga tetap stabil khususnya harga makanan. Perry mengatakan, tingkat inflasi yang masih rendah inilah yang menjadi dasar keputusan mempertahankan tingkat suku bunga acuan di 3,5 persen.

“BI akan tetap mempertahankan suku bunga rendah sampai ada kenaikan inflasi yang fundamental,” tandasnya.

 

Red

Berita Terkait

PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik
Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung
HIPMI Lampung Gelar Rapat Pembukaan, Siap Sukseskan MUNAS ke-XVIII
Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:10 WIB

PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik

Senin, 6 Juli 2026 - 19:52 WIB

Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:22 WIB

BREAKING NEWS

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:16 WIB

BREAKING NEWS

Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:43 WIB