Salah Pencet, Kolektor NFT Ini Jual Lukisan Batu Rp 1,6 M Jadi Nol Rupiah

- Jurnalis

Rabu, 16 Maret 2022 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Foto batu NFT (bukan lukisan sebenarnya).
 Foto: Alyonazhitnay/shutterstock

Ilustrasi Foto batu NFT (bukan lukisan sebenarnya). Foto: Alyonazhitnay/shutterstock

LAMPUNGCORNER.COM, Seorang kolektor NFT secara tidak sengaja menjual sebuah lukisan NFT senilai jutaan dolar AS, seharga 0 Rupiah. Harga lukisan NFT itu padahal memiliki harga kisaran 1,2 juta dolar AS.

Cerita bermula ketika seorang pedagang NFT Rock Dust ingin menjual NFT etherrock mereka. Buat yang belum tahu, etherrock ini hanyalah gambar sebuah batu. Ia ingin menjualnya di harga 444 ETH.

Sebagai informasi, 444 ETH memiliki nilai 1.143.082 dolar AS atau Rp 16.3 miliar (kurs Rp 14.262). Namun entah kenapa ia malah me-listing lukisan tersebut dengan harga 444 wei.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Wei merupakan denominasi ether paling kecil, alias nilainya sangat kecil dari ETH. Sebagai gambaran betapa kecilnya nilai tersebut, 1 ether (ETH) nilainya sama dengan 1,000,000,000,000,000,000 wei.

Tentu ketidaksengajaan itu menjadi hal yang paling menjengkelkan dan sangat disayangkan. Uang miliaran rupiah menguap begitu saja.

“Dalam satu klik, seluruh kekayaan bersih saya (sekitar) $1 juta dolar, hilang,” cuit kolektor itu dalam akun Twitternya.

Baca Juga :  Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026

Usut punya usut, dalam tweet lanjutan, Rock Dust mengkonfirmasi bahwa mereka telah menghubungi pembeli.

“Halo ser, bisakah kamu mengembalikan etherrocknya? Aku membuat kesalahan besar. Botmu mengambilnya di blok yang sama dengan transaksiku jadi aku tidak pernah punya kesempatan. Aku harap kamu menunjukkan belas kasihan, bolehkah?”

Sejak saat itu belum ada lagi pembaruan yang dibuat oleh Rock Dust. Hanya beberapa bot scammer yang menawarkan untuk mengembalikan uangnya. Ada-ada saja.

 

Red

Berita Terkait

PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik
Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung
HIPMI Lampung Gelar Rapat Pembukaan, Siap Sukseskan MUNAS ke-XVIII
Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Berita ini 189 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:10 WIB

PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik

Senin, 6 Juli 2026 - 19:52 WIB

Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:21 WIB

BREAKING NEWS

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:29 WIB

Plt. Kepala BPKAD Lampura, Iskandar Helmi. Foto dok

BREAKING NEWS

Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:51 WIB

BREAKING NEWS

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:22 WIB