Gencar Pemberantasan Stunting, Anak Balita Tetangga Bupati Tuba Alami Kurang Gizi

- Jurnalis

Selasa, 8 Juni 2021 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id/Lampungcorner.co.Grup

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id/Lampungcorner.co.Grup

LAMPUNGCORNER.COM, TulangbawangKasus anak kekurangan gizi masih ada di Kabupaten Tulangbawang. Salah satunya diduga dialami balita bernama Mulyadi (1,5) yang tinggal bersama kakeknya di Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala.

Saat didatangi kerumahnya, Senin (7/6/2021), bocah itu terlihat masih belum bisa berjalan. Untuk bergerak ia harus menggeser tubuhnya di lantai. Mulyadi selama ini hidup bersama Ahmad Yani (55) setelah ditinggal kedua orang tuanya.

Menurut Ahmad Yani, cucunya itu hingga kini belum pernah tersentuh bantuan medis dari pihak terkait. Hal itu karena kondisi ekonomi Ahmad Yani yang juga pas-pasan.

Baca Juga :  Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar

“Saya kadang menjadi sopir serabutan atau memancing ikan untuk bertahan hidup. Apapun saya kerjakan untuk menafkahi keluarga, termasuk cucu saya itu,” ungkap Ahmad Yani kepada rilislampung.id (group lampungcorner.com).

Ahmad Yani berharap adanya uluran tangan dari dermawan atau pemerintah setempat, supaya sang cucu tidak kekurangan gizi atau mengalami stunting.

“Supaya cucu saya bisa seperti anak-anak lain seusianya. Bisa bermain seperti mereka. Minimal dia diperiksa biar perkembangannya lebih baik dan sehat. Sekarang saya sedih melihat dia hanya bisa duduk,” ratap Ahmad Yani lagi.

Baca Juga :  Wagub Jihan Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Lampung Selatan

Mirisnya, kondisi yang dialami Mulyadi terjadi saat Pemerintah Kabupaten Tulangbawang sedang gencar menggalakkan program pemberantasan stunting. Apalagi, rumah Ahmad Yani tempat Mulyadi tinggal hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Rumah Dinas Bupati, namun seperti luput dari sentuhan program tersebut. (*)

Red

Berita Terkait

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta
Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan
Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres
Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2
JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat
Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar
Wagub Jihan Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Lampung Selatan
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:32 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WIB

Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Senin, 13 Juli 2026 - 17:00 WIB

Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:25 WIB

JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat

Berita Terbaru

LIFESTYLE

Madu Jadi Primadona Skincare, Ini Kandungan dan Manfaatnya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 18:07 WIB

Kecamatan Abung Selatan raih gelar juara umum MTQ ke-45 tingkat Kabupaten Lampura.

LAMPUNG UTARA

Sukses Jadi Tuan Rumah, Abung Selatan Puncaki MTQ ke-45 Lampura

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:25 WIB

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan sambutan dalam kunjungan kerja Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Jumat (24/7/2026).
Foto: ist

PEMERINTAHAN

Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:24 WIB