Airlangga Beberkan Keunggulan Program Kartu Prakerja

- Jurnalis

Rabu, 9 Februari 2022 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

LAMPUNGCORNER.COM, Program Kartu Prakerja telah berjalan selama dua tahun sejak diluncurkan pada 2020. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut program tersebut memberikan dampak positif terhadap ekosistem digital baru.

“Program Kartu Prakerja didorong untuk mengikuti ekosistem kemitraan yang bersifat digital saat ini. Sebelumnya, ekosistem pasar ini berserakan, tidak terkumpul dalam sebuah ekosistem,” kata Airlangga dalam webinar Dampak Kartu Prakerja sebagai Program Pemulihan COVID-19, Rabu (9/2).

Hingga saat ini, Kartu Prakerja menjadi wadah 180 lembaga pelatihan yang menyediakan 700 pelatihan, 6 platform digital (marketplace), 5 mitra pembayaran, 4 job platform, 5 lembaga penilai, dan 3 lembaga pemantau.

Baca Juga :  Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026

Terdapat 11,4 juta penerima Kartu Prakerja yang berasal dari 514 kabupaten dan kota. Peserta penerima kartu ini beragam, dari lulusan SD hingga sarjana, dari penyandang disabilitas hingga pekerja migran Indonesia.

“Untuk pertama kalinya, purna migran disentuh dengan program pelatihan sehingga mereka bisa masuk ke pasar tenaga kerja (job market),” ujarnya.

Menurut Menko, Kartu Prakerja ini menjadi sukses terkait kegiatan Presidensi G20 dengan tema “Recover Together, Recover Stronger”.

Baca Juga :  PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik

“Ini menjadi bagian daripada program agar tidak ada yang tertinggal dalam perlindungan sosial dan dampak akibat pandemi yang terjadi dalam kurun dua tahun,” ucapnya.

Pelaksanaan Kartu Prakerja fokus menjadi semi Bantuan Sosial (bansos) dan bagian dari program perlindungan sosial. Pemerintah mengalokasikan dana anggaran sebesar Rp 11 triliun tahun ini.

Penerapan Kartu Prakerja menggunakan skema Public Private Partnership. “Kartu Prakerja adalah bentuk inovasi dalam pelayanan publik untuk menyalurkan bantuan program secara masif, kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tutupnya.

 

Red

Berita Terkait

PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik
Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung
HIPMI Lampung Gelar Rapat Pembukaan, Siap Sukseskan MUNAS ke-XVIII
Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:10 WIB

PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik

Senin, 6 Juli 2026 - 19:52 WIB

Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:22 WIB

BREAKING NEWS

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:16 WIB

BREAKING NEWS

Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:43 WIB