Anggota DPRD Lamsel Sebut Pemkab Lamsel Belum Penuhi Amanah

- Jurnalis

Senin, 22 Juli 2024 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Lampungcorner.com – Partai Keadilan Sosial (PKS) mengkritik kebijakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki belanja pegawai diatas 30 persen.

Hal itu disampaikan oleh PKS saat menyampaikan pandangannya terhadap hasil pembahasan rancangan KUA-PPAS APBD Lampung Selatan tahun 2025 di DPRD Lamsel, (22/07/24).

“Fraksi PKS mencermati struktur Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tahun 2025 yang belum memenuhi amanah UU No.1 tahun 2022 tentang Hubungan keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah daerah terkait pemenuhan mandatory spending,” Kata perwakilan fraksi PKS Dede Suhendar.

Baca Juga :  Zita Anjani: Istri ASN Harus Aktif dan Berdampak, DWP Jangan Hanya Seremonial

Dalam pandangan PKS, mereka menilai, belum sesuainya mandatory spending dalam APBD LampungnSelatan lantaran beberapa hal, diantaranya belanja pegawai yang masih diatas 30 persen di Lampung Selatan.

Selain itu, belanja infrastruktur pelayanan publik yang juga masih belum maksimal yakni hanya sebesar 29.9 persen yang seharusnya adalah 40 persen.

“Berkenaan hal diatas maka perlu kinerja efektif dan efisien pemkab Lampung Selatan dalam pengelolaan Belanja daerah agar 2 PR amanah UU tersebut bisa ditunaikan,” Jelas Dede Suhendar.

Baca Juga :  Resmikan Jalan Lubuk Dalam-Way Urang, Bupati Egi Dorong Wisata Kalianda dan Dongkrak Ekonomi Warga

Politisi dari dapil 7 itu juga mengatakan, terkait pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 395 miliar yang ditargetkan oleh Pemkab Lamsel naik 4.84 persen dari realisasi pajak dan retribusi daerah harus direalisasikan dengan cara mempermudah birokrasi.

“Pelayanan perlu ditingkatkan dan dipermudah khususnya Pajak dan Retribusi Parkir, Pajak Bumi dan bangunan (PBB) dan Retribusi Persetujuan Bangunan gedung (PBG). Inovasi, kreativitas, dan Kerjasama antar lembaga juga perlu diperhatikan dalam rangka pencapaian target PAD,” Ujarnya.

Berita Terkait

Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah
Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah
232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket ke MTQ Provinsi Lampung 2026
Halalbihalal Sumbagsel Satukan Tokoh Nasional, Bupati Egi Dorong Perantau Jadi Motor Kolaborasi Daerah
Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Siap Cetak Atlet Drum Band Nasional
Dilirik Kementan, Lampung Selatan Disiapkan Jadi Role Model Ekonomi Pertanian Nasional
Wabup Syaiful Resmikan Pembangunan Menara Siger Residence I, Dorong Akses Hunian Layak
Semangat Kartini di Era Digital, Pemkab Lampung Selatan Dorong Ibu Jadi Benteng Anak dari Ancaman Siber
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:20 WIB

Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah

Minggu, 26 April 2026 - 09:44 WIB

Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 09:41 WIB

232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket ke MTQ Provinsi Lampung 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 09:39 WIB

Halalbihalal Sumbagsel Satukan Tokoh Nasional, Bupati Egi Dorong Perantau Jadi Motor Kolaborasi Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 19:54 WIB

Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Siap Cetak Atlet Drum Band Nasional

Berita Terbaru