LAMPUNGCORNER.COM, Tanggamus — Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir merendam lima pekon di Kecamatan Kelumbayan, Tanggamus, Rabu (15/12/2021) pukul 02.30 WIB.
Luapan Sungai Way Napal dan air dari perbukitan turun ke perumahan penduduk di dataran rendah.
Akibatnya, perumahan, persawahan, balai pekon, jalan, sekolah, dan fasilitas umum lainnya kebanjiran.
Air luapan sungai datang bersama material lumpur, pasir, dan patahan ranting serta cabang pepohonan.
“Lima pekon terdampak adalah Pekon Napal, Negeri Kelumbayan, Susuk, Unggak, dan Pekon Penyandingan,” papar Dandim 0424 Tanggamus Letkol Arm Micha Arruan.
Tingginya curah juga menyebabkan longsor di Pekon Batu Patah, Paku, dan Merbau.
Sebanyak delapan rumah tertimbun dengan jenis kerusakan ringan dan berat. Kerugian materil diperkirakan Rp53 juta.
Rumah tersebut milik Roma yang terbuat dari papan dengan kerusakan 50 persen. Kerugian ditaksir Rp10 juta
Lalu, rumah semi permanen milik Giman dengan kerugian Rp5 juta.
Selanjutnya, rumah permanen milik Anan dengan kerusakan 10 persen dan kerugian Rp6 juta.
Rumah semi permanen milik Saidi juga mengalami kerusakan 10 persen dengan kerugian Rp6 juta.
Kemudian rumah papan milik Parno dengan kerusakan 20 persen dan kerugian Rp5 juta.
Rumah papan milik Kasikem dan Kasiman masing-masing rusak 10 persen dengan kerugian Rp10 juta.
Rumah papan Haryanto dengan kerusakan 20 persen. Fondasi rumah baru ambrol dan menimpa rumah Roma di bawahnya. Kerugian Rp6 juta.
Terakhir rumah Heriyanto, kerusakan 10 persen dengan fondasi ambrol menimpa rumah Giman dengan kerugian Rp5 juta.
Menurut Kapolsek Limau Polres Tangggamus AKP Oktafia Siagian, pihaknya telah berkoordinasi dengan Uspika dan Basarnas.
“Bhabinkamtibmas bersama warga bergabung membantu gotong royong di lokasi kejadian,” ucapnya.
Dia khawatir jika tidak segera ditangani longsor pada jalan desa dan gorong-gorong ini akan memutus akses ke Pekon Umbar dan Paku. (*)
Red









