LAMPUNGCORNER.COM, PT Bank Digital BCA terus mencatatkan pertumbuhan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Per 7 Maret 2022, anak bungsu PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ini tercatat berhasil menghimpun DPK sebesar Rp 2,4 triliun. Padahal bank ini baru resmi diluncurkan pada Juli 2021 sebagai bank digital.
“Baru delapan bulan diluncurkan Blu By BCA Digital sudah mengumpulkan DPK lebih dari Rp 2,4 triliun,” ujar Head of Marketing and Communication BCA Digital Duardi Prihandiko di BCA Expoversary 2022, Sabtu (12/3). Angka tersebut termasuk dari tabungan dan deposito.
Menurut Duardi, pertumbuhan DPK tersebut cukup menggembirakan, mengingat Blu baru beroperasi selama delapan bulan. Tidak hanya dari segi jumlah DPK, Duardi mengatakan pertumbuhan juga terjadi pada transaksi baik dari frekuensi maupun volume.
Per 7 Maret, transaksi berupa transfer dan tarik tunai secara frekuensi naik 11 persen dibanding bulan lalu. Sedangkan secara volume naik 16 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kemudian transaksi untuk bills and shops secara frekuensi naik 26 persen dibanding bulan lalu dan secara volume meningkat 29 persen.
Tidak hanya itu, BCA digital juga mencatatkan kenaikan basis nasabah. Adapun per 7 Maret 2022, jumlah nasabah perseroan telah mencapai lebih dari 600.000 nasabah.
Ke depan, Duardi mengatakan pihaknya akan terus memperbarui dan menambah fitur-fitur baru di aplikasi Blu. Hal ini sebagai upaya perseroan untuk mendongkrak penghimpunan DPK juga penambahan basis nasabah. Penambahan fitur menurutnya akan dilakukan per tiga minggu sekali untuk mengakomodir kebutuhan nasabah.
Tidak hanya itu, atas banyaknya permintaan, Blu juga berencana meluncurkan kartu debit dalam waktu dekat. “Ini juga karena permintaan, kami akan meluncurkan kartu debit. Nanti ditunggu saja,” ujarnya.
Red














