Bukan Sekadar Senjata, Golok Ciomas Jadi Ikon Persatuan di HPN Banten

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, SERANG – Provinsi Banten dikenal kaya akan kearifan lokal yang diwariskan lintas generasi. Salah satu warisan budaya yang hingga kini tetap hidup dan melekat kuat dalam identitas masyarakatnya adalah tradisi pembuatan pusaka berupa golok.

Di antara beragam jenis golok, Golok Ciomas menjadi yang paling dikenal luas. Pusaka khas Banten ini bukan hanya bernilai historis, tetapi juga sarat makna filosofis.

Popularitasnya bahkan melahirkan agenda budaya bertajuk Golok Day, sebuah perhelatan di mana para peserta diwajibkan membawa golok sebagai simbol kebanggaan sekaligus bentuk pelestarian warisan leluhur.

Baca Juga :  Turut Berduka, Petinggi Nasdem Takziah ke Rumah Almarhum Tamanuri

Kekayaan budaya tersebut turut diperkenalkan kepada khalayak nasional melalui kehadiran golok raksasa dalam rangkaian Pentas Budaya, Hiburan, dan Pameran UMKM pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Banten yang digelar pada 6–9 Februari 2026.

“Golok Day sudah tiga kali event-nya diadakan,” ujar Rohendi dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Sabtu (7/6/2026).

Melalui momentum HPN Banten, pihaknya ingin menegaskan bahwa golok tidak semata dipandang sebagai senjata tradisional, melainkan telah menjelma menjadi simbol persatuan dan identitas budaya.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Dorong Sinergi Antar Partai Politik, Perkuat Ketahanan Pangan di Lampung

Berbagai ritual dan tradisi yang berkaitan dengan golok pun kerap diselenggarakan sebagai upaya mempererat kebersamaan para pemilik pusaka tersebut.

Menurut Rohendi, makna golok jauh lebih dalam sebagai lambang penjagaan diri, keagungan, kebesaran, dan persatuan.

“Bukan untuk menonjolkan gagah-gagahan atau arogansi, tetapi karena membawa golok ini sudah menjadi budaya dan memang selalu dibawa masyarakat setiap hari,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Sekdaprov Marindo Ikuti Peluncuran Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi Mendikdasmen RI
Dorong Percepatan Program Sosial dan Pendidikan di Lampura, Bupati Hamartoni Temui Mensos
Hari Kebebasan Pers 2026, Menkomdigi Tegaskan Akurasi Adalah Harga Mati
Gubernur Mirza Dorong Sinergi Antar Partai Politik, Perkuat Ketahanan Pangan di Lampung
Sekdaprov Marindo Dampingi Menko Zulhas, Acara Rembuk Tani di Lampung Selatan
Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027
Transformasi Digital Kemenag, Akses Informasi Publik Makin Mudah
Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:19 WIB

Sekdaprov Marindo Ikuti Peluncuran Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi Mendikdasmen RI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:38 WIB

Dorong Percepatan Program Sosial dan Pendidikan di Lampura, Bupati Hamartoni Temui Mensos

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:20 WIB

Hari Kebebasan Pers 2026, Menkomdigi Tegaskan Akurasi Adalah Harga Mati

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:13 WIB

Gubernur Mirza Dorong Sinergi Antar Partai Politik, Perkuat Ketahanan Pangan di Lampung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sekdaprov Marindo Dampingi Menko Zulhas, Acara Rembuk Tani di Lampung Selatan

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB