Kepsek dan Guru SDN 1 Pensiun, Semua Murid Dipungut Rp25 Ribu Beli Cenderamata

- Jurnalis

Rabu, 16 Juni 2021 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Kalbi Rikardo

Ilustrasi/Kalbi Rikardo

LAMPUNGCORNER.COM, BandarlampungPihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Bandarlampung diketahui memungut uang sebesar Rp25 ribu kepada seluruh murid. Uang itu akan digunakan untuk memberi cenderamata kepada kepala sekolah Erminatati dan guru Erlena Nawi yang akan pensiun.

Dalam surat pemberitahuan yang ditandatangani langsung oleh Kepala SDN 1 Beringin Raya Erminatati pada Senin, 14 Juni 2021 lalu. Tertulis disana “Diharapkan kepada seluruh siswa/i untuk menyumbang guna pemberian cindera mata, besar sumbangan minimal Rp25.000,”.

Selain pungutan untuk cenderamata tersebut, pihak sekolah juga mewajibkan kepada murid kelas 1 hingga kelas 6 untuk membeli seragam muslim yang disiapkan pihak sekolah untuk digunakan secara rutin pada hari Jumat.

Baca Juga :  HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas

Nominal harga seragam yang diberikan terbilang cukup besar. Seragam muslim murid kelas 1 sampai kelas 3 ukuran M, L, dan XL dihargai Rp250 ribu, dan untuk ukuran XXL atau jumbo dipatok Rp275 ribu.

Sementara murid kelas 4 hingga kelas 6 untuk ukuran M, L, dan XL dipatok Rp275 ribu. Sementara untuk ukuran XXL dan jumbo dihargai Rp 300 ribu.

Menanggapi pungutan tersebut, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana sangat menyayangkan, karena tentu sangat memberatkan wali murid.

“Bunda belum dapat informasinya, tapi akan segera ditindaklanjuti,” ungkap Eva, Selasa (15/6/2021).

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandarlampung Eka Apriana membenarkan adanya surat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Kepala SDN 1 Beringin Raya itu.

Baca Juga :  Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Wali Kota Eva Dwiana Nyatakan Dukungan Penuh

Pihaknya mengaku sudah mengambil tindakan dan mendatangi langsung ke sekolah dan kepada kepala sekolah sudah diberi sanksi.

“Sudah kita ambil tindakan, sudah kita berikan sanksi dan saran kepada pihak sekolah. Pada masa pandemi tentu tidak boleh ada yang begitu (mengambil pungutan). Kepala sekolah sudah menyampaikan permintaan minta maaf dan bersedia mencabut surat pemberitahuan tersebut,” paparnya.

Menurut Eka, hal itu juga berlaku untuk semua sekolah.

“Dimasa pandemi tidak boleh ada pungutan sedikitpun. Dinas akan tegas dan akan langsung ambil tindakan,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas
DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir
Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:34 WIB

Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027

Berita Terbaru