Mimpi Gibran Bangun ‘IKEA’ di Solo Terganjal

- Jurnalis

Rabu, 9 Februari 2022 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Pasar Mebel, Solo menaikkan furnitur ke atas pick up di pasar tersebut, Rabu (09/02/2022). FOTO: Tara Wahyu

Pedagang Pasar Mebel, Solo menaikkan furnitur ke atas pick up di pasar tersebut, Rabu (09/02/2022). FOTO: Tara Wahyu

LAMPUNGCORNER.COM, Solo – Impian Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, untuk menjadikan Pasar Mebel, Solo sebagai sentra Industri Kecil Menengah (IKM) terganjal restu dari pedagang.

Pedagang menilai, pembangunan sentra IKM tersebut berbeda dengan rencana revitalisasi Pasar Mebel pada era Wali Kota FX Hadi Rudyatmo.

Saat FX Hadi Rudyatmo masih menjabat Wali Kota, revitalisasi itu rencananya diwujudkan dengan membangun ulang Pasar Mebel.

Belakangan justru mengemuka ide pembangunan sentra IKM, yang pernah disebut Gibran mirip dengan usaha ritel perabot rumah tangga IKEA.

Dalam desain sentra IKM tersebut, hanya 20 pedagang lama yang akan menempati bangunan Pasar Mebel yang baru. Adapun 80 pedagang lainnya, akan dipindah ke kawasan eks Bong Mojo, Jebres, Solo.

“Kami jualan di Pasar Mebel sudah sekitar 50 tahun. Dulunya kami jualan di daerah Kepatihan dan Pasar Mebel ini masih berupa kuburan. Orang tua kamilah yang babat alas membersihkan kuburan untuk membangun kampung sambil berjualan mebel, sebelum akhirnya berubah menjadi pasar ini,” tutur Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Mebel, Sutarmi alias Nyemuk, Rabu (09/02/2022).

Baca Juga :  Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Lika-liku perjalanan usaha para pedagang itulah, yang dianggap Nyemuk sebagai pengalaman bersejarah.

Aspek historis tersebut juga menjadi alasan mengapa pedagang masih menolak rencana pembangunan sentra IKM di Pasar Mebel.

“Pedagang memang pernah diajak audiensi, untuk membahas pembangunan Pasar Mebel. Tapi tidak pernah diberi tahu soal pembangunan sentra IKM.”

Karena itu, Nyemuk menganggap wajar jika pedagang menyoal rencana pembangunan sentra IKM yang dilontarkan Gibran tersebut.

Nyemuk mengaku, ingin bertemu dengan Gibran Rakabuming untuk menyampaikan keluh kesah mereka secara langsung.

“Pesan saya ke Mas Wali (Gibran), pedagang pengen ketemu. Tolong dengarkan curhatan kami,” katanya.

Bagi pedagang, lanjut Nyemuk, pertemuan dengan Gibran tersebut penting. Sebab selama ini penyampaian aspirasi melalui berbagai cara lain tak kunjung membuahkan hasil positif.

Mulai pengiriman surat penolakan kepada Dinas Perdagangan Kota Solo dan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Solo, hingga audiensi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo dan Wakil Wali Kota (Wawali) Solo, Teguh Prakosa.

Baca Juga :  Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026

“Kalau (mengadu) sama dinas sudah berulang kali. Tapi urusan rakyat, seharusnya disampaikan langsung kepada kepala daerah. Pokoknya harus sama Mas Wali,” tandasnya.

Nyemuk yakin, Gibran bisa menerima aspirasi pedagang jika pendapat itu disampaikan dengan sopan.

“Kalau akhirnya pedagang benar-benar dipindah, ya nggak apa-apa. Tapi minimal kami bisa bertemu dulu (dengan Gibran),” kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka belum bisa menjanjikan waktu pertemuan dengan pedagang.

“Ya mangga (silakan) kalau mau ketemu. Tapi nanti tak sowani (saya datangi),” kata Gibran.

Ia juga menjelaskan, desain sentra IKM yang disusun Pemkot Solo memang menjadikan Pasar Mebel sebagai tempat produksi sekaligus showroom furnitur.

“Gambarannya jadi seperti IKEA. Udah itu aja,” tuturnya.

 

Red

Berita Terkait

PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik
Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung
HIPMI Lampung Gelar Rapat Pembukaan, Siap Sukseskan MUNAS ke-XVIII
Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Berita ini 221 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:10 WIB

PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik

Senin, 6 Juli 2026 - 19:52 WIB

Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:22 WIB

BREAKING NEWS

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:16 WIB

BREAKING NEWS

Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:43 WIB