LAMPUNGCORNER.COM, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini, Kamis (10/3). Hasil dari RUPST ini salah satunya merombak jajaran komisaris Bank Mandiri.
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, mengungkapkan pemegang saham memutuskan untuk mengangkat Muliadi Rahardja menjadi Komisaris Independen Bank Mandiri menggantikan Mohamad Nasir.
“Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan menjadikan pengurus perseroan semakin solid dan mampu membawa Bank Mandiri semakin berperan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional untuk Indonesia yang lebih baik,” kata Darmawan melalui keterangan resmi, Kamis (10/3).
Selain itu, RUPST tersebut juga sepakat untuk membagikan dividen sebesar 60 persen dari laba bersih konsolidasi 2021 atau sekitar Rp 16.82 triliun atau seharga Rp 360,5 per lembar saham.
Dari nilai tersebut, dividen kepada pemerintah atas kepemilikan sebesar 52 persen saham Bank Mandiri atau sebesar Rp 8,75 triliun akan disetorkan kepada Rekening Kas Umum Negara. Adapun total laba bersih konsolidasi Bank Mandiri di 2021 tercatat sebesar Rp 28,03 triliun, sisa dari laba tersebut yaitu 40 persen dialokasikan sebagai laba ditahan.
“Keputusan ini juga mengindikasikan dukungan yang kuat dari pemegang saham kepada manajemen untuk mengakselerasi rencana ekspansi bisnis perseroan,” jelas Darmawan.
Darmawan menambahkan, pihaknya optimis dengan beragam pengembangan serta inovasi digital yang tengah dijalankan dapat mampu mendukung rencana bisnis berkelanjutan Bank Mandiri termasuk mendorong fungsi intermediasi yang menjadi core bisnis perseroan.
“Sejalan dengan momentum pertumbuhan ekonomi, kami optimis kinerja Bank Mandiri akan terus membaik. Ke depan, kami akan terus memacu pengembangan bisnis dan layanan Bank Mandiri agar dapat memenuhi ekspektasi seluruh stakeholder perseroan,” imbuh Darmawan.
Bank Mandiri, lanjutnya, selanjutnya akan secara aktif melakukan transformasi digital untuk memenuhi kebutuhan layanan dan transaksi keuangan nasabah. Salah satunya melalui pengembangan Super App Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel.
Tercatat, Livin’ by Mandiri sampai dengan akhir Desember 2021 telah diunduh oleh 10 juta pengguna dan membukukan nilai transaksi sebesar Rp 1.630 triliun dengan jumlah transaksi menembus 1,5 miliar.
Selain Livin, Bank Mandiri juga mengandalkan dan Digital Super Platform Kopra by Mandiri untuk nasabah wholesale yang menunjukkan pencapaian positif sejak diluncurkan Oktober 2021 lalu. Layanan ini mampu mengelola transaksi sebanyak Rp 13.545 triliun termasuk transaksi trade sebesar Rp 553 triliun dan transaksi bank garansi senilai Rp 94,3 triliun akhir tahun lalu.
Berikut susunan komisaris Bank Mandiri terbaru:
Komisaris Utama/Independen: M. Chatib Basri Wakil Komisaris Utama/Independen: Andrinof A. Chaniago Komisaris Independen: Boedi Armanto Komisaris Independen: Loeke Larasati Agoestina Komisaris Independen: Muliadi Rahardja* Komisaris: Rionald Silaban Komisaris: Nawal Nely Komisaris: Faried Utomo Komisaris: Arif Budimanta Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
Susunan direksi Bank Mandiri menjadi sebagai berikut:
Direktur Utama: Darmawan Junaidi Wakil Direktur Utama: Alexandra Askandar Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin Direktur Kepatuhan & SDM: Agus Dwi Handaya Direktur Treasury & International Banking: Panji Irawan Direktur Commercial Banking: Riduan Direktur Jaringan & Retail Banking: Aquarius Rudianto Direktur Operation: Toni E.B. Subari Direktur Corporate Banking: Susana Indah K. Indriati Direktur Hubungan Kelembagaan: Rohan Hafas Direktur Keuangan & Strategi: Sigit Prastowo Direktur Information Technology: Timothy Utama
Red














