Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2022 Ditaksir di Bawah 4 Persen, Ini Alasannya ?

- Jurnalis

Selasa, 8 Februari 2022 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas masyarakat menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya di Jakarta saat masa perpanjangan PPKM Level 3, Kamis (2/9/2021). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Aktivitas masyarakat menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya di Jakarta saat masa perpanjangan PPKM Level 3, Kamis (2/9/2021). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

LAMPUNGCORNER.COM, Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2022 ditaksir di bawah 4 persen, jauh di bawah target tahunan yang diyakini pemerintah di posisi 5,2 persen. Penyebabnya, lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron yang membuat pemerintah memberlakukan PPKM Level 3 di sejumlah daerah.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics atau CORE Indonesia, Mohammad Faisal, memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2022 secara yoy di bawah 4 persen dengan asumsi lonjakan kasus COVID-19 varian omicron berlangsung lebih dari sebulan.

Perkiraan tersebut didasari pula Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Bali yang kembali diaktifkan pemerintah.

“Jadi, dampaknya terhadap ekonomi terutama pada daerah-daerah yang paling besar sumbangannya terhadap ekonomi nasional, yakni Jabodetabek, DIY, dan Bali, akan memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi terutama di kuartal I-2022,” ujar Faisal seperti dilansir Antara, Selasa (8/2).

Baca Juga :  Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Adanya PPKM level 3 dinilai juga akan membuat pertumbuhan konsumsi rumah tangga di kuartal I-2022 mengalami kontraksi jika dibandingkan dengan kuartal IV-2021.

Meskipun begitu, kalau dibandingkan konsumsi rumah tangga kuartal I-2021 yang berada di angka minus 2,23 persen, Faisal menganggap di kuartal pertama tahun ini bisa jadi lebih baik. Mengenai Produk Domestik Bruto (PDB) terutama di kuartal I-2022, diperkirakan masih positif secara yoy disebabkan ada beberapa faktor.

Baca Juga :  PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik

“Pertama, kita melihat dari sisi varian omicron yang tingkat fatility-nya (kematian) dan tidak sebesar dibandingkan dengan varian Delta. Masyarakat juga sudah lebih bisa beradaptasi dibandingkan pada saat awal-awal pandemi (COVID-19),” kata Faisal.

Selain itu, faktor lainnya ialah peningkatan jumlah vaksinasi yang sudah lebih luas dibandingkan tahun lalu.

“Kita harus tetap memang harus mewaspadai kalau omicron berlangsung panjang, (karena) tetap akan besar juga nanti pengaruhnya terhadap ekonomi, ” ucapnya.

Dalam jangka pendek, lanjut Faisal, pengetatan PPKM memang menahan laju pertumbuhan ekonomi. Namun di sisi lain dapat menyelamatkan ekonomi jika pandemi berhasil dikendalikan dengan catatan PPKM berjalan efektif.

 

Red

Berita Terkait

PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik
Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung
HIPMI Lampung Gelar Rapat Pembukaan, Siap Sukseskan MUNAS ke-XVIII
Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Berita ini 216 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:10 WIB

PTPN I Gandeng PWI Lampung, Perkuat Promosi Produk Berkualitas ke Publik

Senin, 6 Juli 2026 - 19:52 WIB

Pasar Otomotif Berubah, Mobil Listrik Kian Menguat di 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:21 WIB

BREAKING NEWS

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:29 WIB

Plt. Kepala BPKAD Lampura, Iskandar Helmi. Foto dok

BREAKING NEWS

Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:51 WIB

BREAKING NEWS

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:22 WIB