Home / HUKUM / NASIONAL

Jumat, 27 Agustus 2021 - 11:06 WIB

Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Satwa yang Dilindungi dari Balikpapan ke Surabaya

Foto: Humas Polda Jatim

Foto: Humas Polda Jatim

LAMPUNGCORNER.COM, Surabaya – Ditpolairud Polda Jawa Timur menggagalkan pengiriman satwa yang dilindungi. Pengiriman satwa secara ilegal itu dilakukan dari Balikpapan menggunakan kapal ferry menuju Surabaya.

Ditpolairud Polda Jatim mengatakan, untuk mengelabui petugas , untuk mengelabui petugas, pelaku menaruh burung ke dalam truk bersamaan dengan rongsokan besi tua.

“Ada satu pelaku yang di amankan, pelaku bernama Muchammad Kurniawan (23), warga Ganting, Gedangan, Sidoarjo. “Penangkapan dilakukan dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB oleh Tim Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim,” ujarnya, Kamis (26/8/21).

Peristiwa ini bermula saat Ditpolairud mendapat informasi dari masyarakat jika di antara muatan KM Dharma Ferry VII, ada dua unit truk dengan nomor polisi S 9344 UT dan L 8266 UB. Kedua truk mengangkut muatan rongsokan besi tua dan membawa burung yang dilindungi, ketika kapal bersandar di Dermaga Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, anggota Intelair melihat kedua unit truk tersebut turun dari kapal dan dilakukan pembuntutan.

BACA JUGA  Polisi Tetapkan Satu Tersangka Dalam Penggerebekan Gudang Kosmetik

“Kemudian kedua truk berhenti di depan kantor bank area pelabuhan Jalan Perak Timur Surabaya. Disusul mobil berwarna abu-abu,” imbaunya, di lansir dari laman tribratanews.polri.go.id, Jumat (27/8/2021).

BACA JUGA  Polda Sumsel Ungkap Kasus Penyelundupan 114 Satwa Dilindungi Senilai Rp 1,3 Miliar

Ditpolairud Polda Jatim mengatakan, pihaknya menemui adanya kegiatan pemindahan muatan burung langka ke mobil tersebut. “Terpantau oleh anggota sedang ada kegiatan pemindahan muatan beberapa dus yang diduga berisi burung dari truk ke mobil toyota Calya. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan dibawa ke kantor Ditpolairud Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Pelaku melanggar tindak pidana pengangkutan satwa yang dilindungi, sebagaimana diatur dalam UU No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. (*)

Red

Share :

56 views

Baca Juga

HUKUM

Jual Sertifikat Vaksin Palsu di Facebook, Polisi Amankan Oknum Staf Kelurahan
FOTO: ISTIMEWA

HUKUM

Tersangka Kasus Alat Swab Bekas, 5 Pegawai Kimia Farma Dijerat Pasal Berlapis
Suasana Ratas melalui Konferensi Video mengenai Penanganan Bencana NTT dan NTT, Selasa, 6/4/2021 pagi./Foto Humas Setkab/Rahmat/Istimewa

NASIONAL

Gelar Rapat Terbatas, Presiden Jokowi Keluarkan Lima Instruksi Terkait Bencana di NTT dan NTB

HUKUM

Berkas Lengkap, Penusuk Syekh Ali Jaber Segera Disidang

BANDAR LAMPUNG

Aksi Simpatik PJR: Kerik Pengemudi hingga Evakuasi Ibu dan Anak di Jalur Tol

NASIONAL

Gempa M 4,4 Guncang Pangandaran Jawa Barat

BANDAR LAMPUNG

Seminggu Dirawat, Korban Penikaman Tetangga Tewas di Rumah Sakit
FOTO: ISTIMEWA

BANDAR LAMPUNG

Tiga Terdakwa Korupsi Anggaran DPRD Tuba Kembalikan Kerugian Negara