LAMPUNGCORNER.COM, Tulangbawang Barat – Pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) cluster perdana tahun 2022, hingga kini pihak
Kementerian Agama (Kemenag) masih belum mendapatkan kepastian dari Pemerintah Arab Saudi.
Itu disampaikan Kepala Kemenag Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, M.Isa, didampingi Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Efrizon, saat dikonfirmasi lampungcorner.com, Minggu (6/2/2022).
“Calon jamaah Haji tahun 2022, sesuai jadwal pemberangkatan cluster pertama Nasional akan dilakukan pada 5 Juni mendatang, tetapi kita juga masih menunggu informasi dari Pusat yang masih terus berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi. Namun, hingga kini belum ada kepastian,” kata dia.
Meski demikian, sejumlah persiapan tetap dilaksanakan, mulai dari vaksinasi hingga menyiapkan pasport CJH bagi yang telah kadaluarsa agar diperbarui di imigrasi, untuk antisipasi jika ada pemberangkatan haji tahun ini, berkaitan jumlah CJH dari Tubaba mencapai 168 orang.
“Untuk vaksinasi lanjutan Covid 19 atau booster sebagai salah satu syarat keberangkatan Haji telah kita mulai sejak minggu lalu, dan informasi sudah 112 CJH Tubaba tervaksin, sisanya ada yang sudah vaksin mandiri dan ada yang tertunda karena sakit dan tensi darah tinggi. Tetapi, dipastikan 168 CJH tersebut dapat tervaksin sebelum jadwal keberangkatan,” terangnya.
Namun, mengingat kondisi pandemi Covid 19 yang belum berakhir dan ditambah kemunculan varian Omicron, maka Pemerintah masih tetap menyiapkan tiga opsi penyelenggaraan Haji tahun ini, yakni penyelenggaraan Haji dengan kuota penuh, kuota terbatas, atau tidak memberangkatkan Jamaah Haji sama sekali sebagaimana dua tahun lalu.
“Kemenag tetap berupaya agar tahun 2022 ini pemberangkatan Haji dapat terlaksana, karena untuk Umrah juga sudah diperbolehkan. Oleh karenanya, kita sangat berharap agar para CJH baik di Tubaba maupun di seluruh Indonesia yang sudah tertunda dua tahun keberangkatannya, dapat terlaksana di tahun ini,” tutupnya. (*)
(ki/drm)









