LampungCorner.com, TUBABA – Upaya mencari sosok generasi muda-mudi yang dapat menjadi contoh dan garda terdepan dalam mempromosikan pariwisata dan budaya daerah, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menggelar ajang pemilihan Mulei (Putri) Menganai (Putra) tahun 2024.
Kompetisi pemilihan Mulei Menganai yang merupakan agenda tahunan pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) tersebut, dipusatkan di Sesat Agung Bumi Gayo Komplek Islamic Center Tubaba, Selasa (30/04/2024).
Kepala Disporapar Kabupaten Tubaba Apriansyah, melalui Kepala Bidang Pariwisata Wanti Sari mengatakan terdapat 19 peserta yang mengikuti ajang pemilihan Mulei Menganai tingkat Kabupaten Tubaba tahun ini, yang terdiri dari 8 orang Mulei dan 11 orang Menganai.
“Sesuai dengan nomor urut peserta, adapun nama-nama dan asal perwakilan para peserta tersebut yakni, peserta 01 atas nama Zheza Serlina Amelia dari Kecamatan Tumijajar, peserta 02 M.Farhan Siregar Kecamatan Tumijajar, peserta 03 Eva Sari Kecamatan Gunung Terang, peserta 04 Muhammad Dival Al Fajar Kecamatan Tumijajar, peserta 05 Siska Novita Sari Kecamatan Gunung Agung,” ujar Wanti Sari saat dikonfirmasi media di lokasi kegiatan.
Kemudian, lanjut Wanti Sari, peserta 06 Arif Efendi Kecamatan Gunung Terang, peserta 07 Elsa Wati Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU), peserta 08 Diky Hafiz Arsy Kecamatan Pagar Dewa, peserta 09 Jessica Anastasya Omega Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT), peserta 10 Firdaus Alfiandira Kecamatan Gunung Agung.
“Peserta nomor urut 11 Yunita Kumala Sari dari Kecamatan Batu Putih, peserta 12 Reza Prayoga Kecamatan TBU, peserta 13 Mutiara Eka Ramadhanty Kecamatan Way Kenanga, peserta 14 Sony Afandi Kecamatan TBT, peserta 15 Nazla Tasyarani Kecamatan Lambu Kibang, peserta 16 M.Raffi Andrian Permana Kecamatan Batu Putih, peserta 17 Dira Saputra Kecamatan Way Kenanga, peserta 18 Kausar Maha Prama Kecamatan Lambu Kibang, dan peserta 19 Dendi Sanjaya Kecamatan TBT,” paparnya.
Wanti Sari menyampaikan, dari hasil penilaian dewan juri terhadap 19 putra-putri terbaik Kabupaten Tubaba itu, untuk juara 1 berhasil diraih oleh Diki Hafiz Asry, Menganai dengan nomor peserta 08 dari Kecamatan Pagar Dewa dan Jessica Anastasya Omega, Mulei dengan nomor peserta 09 dari Kecamatan TBT.
“Sementara juara 2 (Runner up 1), diraih oleh Kausar Maha Prama, Menganai dengan nomor peserta 18 dari Kecamatan Lambu Kibang, dan Nazla Tasyarani, Mulei dengan nomor peserta 15 dari Kecamatan Lambu Kibang,” tuturnya.
Adapun juara 3 (Runner up 2), diraih oleh Muhammad Diva Al Fajar, Menganai dengan nomor peserta 04 dari Kecamatan Tumijajar, dan Yunita Kumala Sari, Mulei dengan nomor peserta 11 dari Kecamatan Batu Putih.
“Selain itu, kita juga menetapkan juara favorit untuk Mulei Menganai dengan nomor peserta 07 Elsa Wati dari Kecamatan TBU dan Menganai nomor peserta 16 M. Raffi Andrian Permana dari Batu Putih,” terangnya.
Wanti Sari menjelaskan, terdapat pula juara kategori Intelegensia yang diraih peserta 01 Sheza Zerlina Amelia dari Tumijajar dan Menganai peserta 19 Dendi Sanjaya dari TBT. Terakhir, ada juga juara katagori Photogenic yang diraih Mulei nomor peserta 13 Mutiara Eka Ramadanty Kecamatan Way Kenanga dan Menganai nomor peserta 06 Arif Efendi dari Gunung Terang.
“Para pemenang lomba pemilihan Mulei Menganai ini kita berikan penghargaan berupa piala atau plakat, piagam, serta voucher perawatan kecantikan. Pemenang lomba khususnya yang meraih juara 1 juga akan kita bina untuk persiapan dalam mengikuti pemilihan Mulei Menganai di tingkat Provinsi Lampung,” jelasnya.
Sementara itu, Plh. Sekretaris Daerah Bayana mewakili Pj. Bupati Tubaba Firsada, mengungkapkan pemilihan Mulei Menganai tahun 2024 yang dilaksanakan hari ini merupakan kegiatan yang memiliki dampak positif dalam upaya memunculkan kader-kader generasi muda yang memiliki kepribadian serta wawasan yang lebih maju dalam menghadapi era globalisasi untuk gencar berpartisipasi dalam memajukan pariwisata dan pembangunan ekonomi kreatif.
“Pemilihan Mulei Menganai bukan sekedar ajang untuk memperlihatkan kecantikan dan ketampanan semata, namun juga sebagai wadah untuk mengasah kepemimpinan, kreativitas, serta kemampuan sosial dalam diri setiap peserta. Saya berharap, setiap peserta dapat menjadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan di daerah kedepannya,” pungkasnya. (*)
Laporan: Rian
Editor: Furkon Ari










