Akhir Oktober, Harga Beras di Mesuji Masih Tinggi Mencapai Rp13400/Kg

- Jurnalis

Rabu, 25 Oktober 2023 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stok beras di Pasar Simpangpematang, Mesuji, Selasa (24/10/2023). Foto : Juan

Stok beras di Pasar Simpangpematang, Mesuji, Selasa (24/10/2023). Foto : Juan

LAMPUNGCORNER.COM, Mesuji — Harga komoditas pangan berupa beras, di Kabupaten Mesuji, hingga Selasa (24/10/2023) masih tetap tinggi.

Di Pasar Simpangpematang, pasar terbesar di Kabupaten Mesuji, harga beras medium masih terpantau Rp13.400/kg. Sedangkan beras premium juga belum bergeser dari Rp14.500-15.000/kg, bergantung merk jenis beras premium.

Menurut, Andi (35), pedagang beras di pasar tersebut, beras yang sebagian besar berasal dari Lampung Timur dan Metro itu masih belum menunjukkan penurunan harga.

“Kalau sampai hari ini, harga belum ada tanda penurunan, tapi stok aman. Kita masih bisa memperoleh beras tiap kali pengiriman. Paling tertunda sehari atau dua hari,” katanya ditemui di tokonya.

 Ia juga mengungkapkan stok beras juga datang dari Belitang, Sumatera Selatan. Namun harga lebih tinggi dan kualitas beras hampir sama dengan beras lokal Mesuji.

Namun, kata dia lagi, kondisi stok aman tersebut tidak dapat dijamin hingga Desember 2023 mendatang. Karena yang dijual saat ini adalah stok panen terakhir sebelum musim kemarau yang terjadi sejak Agustus lalu.

Ia memperkirakan hingga saat ini tidak ada petani yang langsung menanam padi usai panen di Bulan September lalu. Kalau melihat kondisi itu, kata Andi, ada kemungkinan beras akan kekurangan stok.

“Entah kalau nanti dibanjiri beras impor, karena kalau beras lokal kayaknya tidak bisa mencukupi kebutuhan kita sendiri,” ungkapnya.

Hal itu dibenarkan Bambang (40), petani padi di Kecamatan Mesuji Timur. Ia mengatakan saat ini semua petani belum ada yang melakukan pengolahan lahan untuk persiapan penanaman kembali padi.

Hal itu karena musim kemarau yang melanda Kabupaten Mesuji sejak Agustus lalu belum bisa diprediksi akan segera berakhir.

“Kami para petani di wilayah Kecamatan Mesuji Timur dan Rawajitu Utara, berharap kemarau segera berakhir. Jadi sekarang menunggu turun hujan, baru bisa bergerak. Kalau belum ada tanda-tanda ya kita terus menunggu sampai ada hujan. Karena padi bergantung dengan air,” terangnya.

Jika mengandalkan aliran air dari sungai dan kanal saat ini tidak bisa dimanfaatkan petani. Karena air yang ada di kanal-kanal di musim kemarau panjang seperti  ini membuat air menjadi asin.

“Soalnya waktu air pasang, air dari muara yang berasal dari laut itu masuk kesini, jadi payau, tidak bisa untuk tanam padi,” katanya.

Mengenai kebutuhan pupuk dan bibit, Bambang mengaku sudah ada stok yang bisa diperoleh dengan menebus ke toko yang ditunjuk karena ia dan para petani di Kecamatan Mesuji Timur sudah tergabung dalam kelompok tani yang terdaftar untuk memperoleh pupuk bersubsidi dari pemerintah. (*)

Red

Berita Terkait

NasDem Hadirkan Solusi Air Bersih, Sumur Bor Diresmikan di Mukti Karya Mesuji
Dorong Birokrasi Modern, Pemkab Mesuji Terapkan Sistem Agenda Pimpinan Berbasis Digital
Gubernur Lampung Hadiri HUT Ke-17 Mesuji, Ikut Jalan Sehat Bersama Ribuan Warga
Dua Inovasi Andalan Bupati Mesuji Masuk Ajang IGA 2025
Kejari Mesuji Dalami Aliran Dana Korupsi Hibah Pilkada
Ketua Bawaslu Mesuji Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada
Saluran Irigasi Gantung Kini Aliri Lahan Petani di Tulangbawang dan Mesuji
Dukungan Penuh Pemerintah dan Warga, Mesuji Bersiap Sambut Sekolah Unggul Garuda
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:57 WIB

NasDem Hadirkan Solusi Air Bersih, Sumur Bor Diresmikan di Mukti Karya Mesuji

Selasa, 25 November 2025 - 19:39 WIB

Dorong Birokrasi Modern, Pemkab Mesuji Terapkan Sistem Agenda Pimpinan Berbasis Digital

Minggu, 23 November 2025 - 21:06 WIB

Gubernur Lampung Hadiri HUT Ke-17 Mesuji, Ikut Jalan Sehat Bersama Ribuan Warga

Rabu, 5 November 2025 - 21:22 WIB

Dua Inovasi Andalan Bupati Mesuji Masuk Ajang IGA 2025

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:49 WIB

Kejari Mesuji Dalami Aliran Dana Korupsi Hibah Pilkada

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

DPD KNPI Kabupaten Pesawaran Segera Gelar Musda Ke-IV

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:48 WIB

BANDAR LAMPUNG

Resmi Dilantik, DPW Gapembi Lampung Siap Kawal Program MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:40 WIB