Home / Wira Corner

Sabtu, 17 Juli 2021 - 17:27 WIB

Dasar Pemalas!

Oleh: Wirahadikusumah

Saya melanggar janji itu lagi. Kepada diri saya sendiri. Untuk menghasilkan minimal satu artikel. Dalam sepekan.

Dan pekan lalu, tak satupun saya menghasilkan artikel. Sehingga, janji itu kembali saya langgar.

Lantas, mengapa saya sering melanggar janji itu?

Apakah karena writer’s block?

Bukan.

Sibuk?

Tidak juga. Pekan lalu, waktu saya sangat lengang.

Lalu apa?

Malas!

Itulah jawaban sejujurnya.

Terlebih, peristiwa untuk ditulis di pekan lalu banyak sekali. Salah satu contohnya tentang penetapan PPKM Darurat di Bandarlampung.

Dan pekan lalu, sebenarnya saya sempat menulis dua tema. Tapi belum sampai setengah perjalanan menulis, penyakit malas menghampiri.

Ini buktinya jika saya sempat menulis dua artikel di pekan lalu, tapi tidak saya rampungkan tulisannya.

Yang pertama tentang Warta Coffee ulang tahun ke-1.

Selamat HUT ke-1 Warta Coffee

Oleh: Wirahadikusumah

Saya adalah salah satu pengikut “mahzab” itu. Yang tidak mau menuliskan kalimat selamat ulang tahun. Kepada seseorang. Di hari lahirnya.

Selama ini, saya lebih memilih menulis kalimat doa. Jika ada orang yang saya kenal memperingati hari lahirnya. Yakni: Barakallahu fii umrik. Yang artinya: Semoga Allah SWT memberkahimu dalam usiamu.

BACA JUGA  Kontemplasi

Lalu, kenapa saya menulis kalimat selamat ulang tahun di judul tulisan ini?

Itu karena yang ulang tahun bukan manusia. Melainkan sebuah kafe. Bernama: Warta Coffe.

Tentu Anda sudah banyak yang tahu lokasi kafe itu. Bagi yang belum, saya beri tahu.

Lokasinya berada di Jl. Ahmad Yani, Tanjungkarang Pusat. Tepatnya di kompleks Balai Wartawan Solfian Akhmad. Markasnya wartawan Lampung. Yang tergabung dalam organisasi profesi. Bernama: PWI (Persatuan Wartawan Indonesia).

Sebenarnya, penyematan nama kafe kepada Warta Coffe terlalu berlebihan.

Sebab, kafe ini tidak luas-luas amat. Dan jauh dari kesan mewah. Sehingga menurut saya, lebih pantas disebut kedai kopi.

Namun, untuk kenikmatan kopinya boleh diadu. Pun harganya. Yang terbilang cukup ”ramah” di kantongnya wartawan. Bahkan mahasiswa.

Saya menilainya wajar. Sebab, kopi yang dijual di Warta Coffe bukan dari biji kopi asalan. Tetapi didapatkan langsung dari petani binaan Koperasi Fine Robusta. Di wilayah Tanggamus dan Lampung Barat.

Setahu saya, Koperasi Fine Robusta memang memiliki ratusan petani binaan. Yang tidak hanya menampung hasil kopi, tetapi juga mengedukasi petaninya. Mulai dari menanam, hingga memanen.

BACA JUGA  Nyanyian Krisdayanti

Karenanya, biji kopi yang diolah di Warta Coffe adalah benar-benar yang dipetik setelah berwarna merah. Atau dikenal dengan petik merah. Bukan dipetik asalan. (To be continued)

Lalu, tulisan kedua tentang PPKM Darurat di Bandarlampung.

Kaget Darurat

Oleh: Wirahadikusumah

Saya kaget.

Bisa jadi Anda juga

Buktinya, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saja kaget.

Penyebabnya Anda mungkin sudah tahu. Ya, karena pernyataan itu. Yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto itu.

Pada Jumat (9/7/2021), ia menyatakan Kota Bandarlampung bakal diterapkan PPKM Darurat. Bersama 14 daerah lainnya. Di luar Jawa dan Bali.

Menurut Airlangga, penetapan 15 daerah wajib PPKM Darurat dimulai sejak 12 Juli. Sampai dengan 20 Juli. Kemungkinannya, penetapan itu bisa diperpanjang. (To be continued).

Harusnya, dua artikel itu bisa saya rampungkan di pekan lalu. Jika rasa malas itu bisa saya kalahkan.

Tapi saya sering kalah oleh rasa malas. Dan jika sudah datang, saya selalu menyerah.

Seperti saat ini, malas itu menghampiri lagi. Akhirnya, tulisan ini juga tak saya rampungkan.

Dasar pemalas! (Wirahadikusumah)

Share :

28 views

Baca Juga

Wirahadikusumah

Wira Corner

Danrem Baret Merah
Wirahadikusumah

Wira Corner

Legawa Ardito
Wirahadikusumah

Wira Corner

Celetukan Deskripsi
Wirahadikusumah

Wira Corner

Ketika Laut Kita Tak Lagi Asin
Wirahadikusumah

Wira Corner

Wajah Baru
Wirahadikusumah

Wira Corner

Pesan untuk Pemred
Wirahadikusumah

Wira Corner

Percaya Jokowi?
Wirahadikusumah

Wira Corner

Murka Mantan Nahkoda