Home / BISNIS / MESUJI

Kamis, 22 April 2021 - 18:49 WIB

Harga Cabai Rawit Turun, Cabai Merah Naik di Mesuji

Aktifitas pedagang di pasar Mesuji, Kamis (22/4/2021). Foto: Aripin

Aktifitas pedagang di pasar Mesuji, Kamis (22/4/2021). Foto: Aripin

LAMPUNGCORNER.COM, Mesuji – Memasuki pekan kedua Ramadan, harga sembako di Pasar Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji mengalami kenaikan harga pada Kamis (22/4/2021).

Menurut salah satu pedagang, Husein (26), ada beberapa bahan pokok yang harganya naik namun ada juga yang harganya stabil.

Kenaikan harga terjadi pada cabai merah besar dari Rp25 ribu perkilogram kini menjadi Rp45 ribu perkilogram. Daun seledri dari Rp15 ribu naik menjadi Rp35 ribu perkilogram.

Minyak goreng dari Rp12 ribu menjadi Rp14 ribu perliter. Lalu telur ayam negeri dari Rp23 ribu naik menjadi Rp25 ribu perkilogram.

Kemudian harga beras terpantau stabil. Beras kualitas biasa harganya Rp8.500 perkilogram, dan beras kualitas bagus Rp10.500 perkilogram.

Harga komoditas lain yang stabil antara lain juga terjadi pada kentang diharga Rp12 ribu perkilogram dan  bawang putih Rp25 ribu perkilogram.

Lalu cabai hijau Rp20 ribu perkilogram, bawang merah Rp25 ribu perkilogram, serta gas elpiji 3 kilogram diharga Rp23 ribu.

“Ada juga harga komoditas yang harganya menurun yakni cabai rawit dari Rp40 ribu menjadi Rp20 ribu perkilogram,” ungkap Husein.

Hal serupa juga disampaikan oleh pedagang lainnya, Nurhasanah.

“Biasanya sekarang-sekarang ini sudah naik, tapi sekarang banyak yang masih stabil. Mungkin orang-orang juga tidak seperti dulu belanja banyak,” ungkap Nurhasanah. (*)

Share :

347 views

Baca Juga

HUKUM

Bawa Sajam dan Senpi Rakitan, Warga OKI Ini Ternyata Residivis Curas

BISNIS

Pasokan Minyak Goreng di Kota Tegal Aman

MESUJI

Register 45 Ditanami Tebu, Penggarap Satu per Satu Mundur dari Pola Kemitraan

MESUJI

Pj Bupati Mesuji Pantau Pelipatan 876.590 Surat Suara

MESUJI

Satlantas Mesuji Sinyalir Ada Mobil Ambulans Dipakai Mudik

MESUJI

Peluang Kerja Jadi Tenaga Kesehatan Darurat di Mesuji, Berikut Syarat Lengkapnya

BISNIS

Bos PLN Stop Pembelian Batu Bara Lewat Makelar

BANDAR LAMPUNG

Jual MinyaKita Bersyarat, Dua Perusahaan Kompak Sebut Itu Ulah Sales