Ibu Hamil Puasa, Adakah Pengaruhnya ke Perkembangan Janin?  

- Jurnalis

Jumat, 1 April 2022 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ibu hamil puasa dan pengaruhnya ke janin. Foto: Natalia Deriabina/Shutterstock

Ilustrasi ibu hamil puasa dan pengaruhnya ke janin. Foto: Natalia Deriabina/Shutterstock

LAMPUNGCORNER.COM, Memutuskan untuk puasa atau tidak merupakan pilihan pribadi, termasuk bagi ibu hamil. Beberapa ibu hamil mungkin sedang galau apakah akan berpuasa atau tidak pada bulan Ramadhan tahun ini. Kekhawatiran ini muncul karena takut asupan gizi pada janin di dalam kandungan akan terganggu.

Benarkah puasa bisa berdampak pada tumbuh kembang janin? Sebenarnya, banyak studi yang menunjukkan tidak ada pengaruh buruk dari puasa terhadap janin di dalam kandungan.

“Sebuah hasil penelitian menyebutkan bahwa tidak ada perbedaan insiden komplikasi pada ibu dan janin yang berbeda bermakna dengan ibu yang tidak berpuasa,” kata dokter spesialis kandungan dr. Hanifa Erlin D., Sp.OG, dikutip dari Majalah Mitra Keluarga.

Dikutip dari Babycenter, puasa tidak sampai memunculkan risiko bayi lahir prematur dan tidak membuat berat badan bayi lebih rendah saat melahirkan. Selama ibu hamil memiliki simpanan energi yang banyak, berpuasa tidak akan terlalu berdampak pada perkembangan janin kok.

Baca Juga :  Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Potensi Risiko yang Dialami Ibu Hamil Berpuasa

Setiap ibu memiliki reaksi yang berbeda-beda saat puasa. Berpuasa mungkin bisa membuat ibu hamil mengalami dehidrasi atau kekurangan energi. Menurut dr. Hanifa, peluang ibu hamil untuk melaksanakan puasa sangat bergantung pada kondisi ada atau tidak gangguan medis yang dialami.

“Hal ini sangat tergantung pada kondisi fisik secara umum sebelum puasa, usia kehamilan, panjang waktu puasa, dan kondisi iklim saat itu,” ujar dokter yang praktik di RS Mitra Keluarga Waru itu.

Apabila hasil pemeriksaan medis dan kehamilan kurang baik, biasanya dokter akan menyarankan ibu hamil agar tidak berpuasa. Namun, jika memaksakan diri berpuasa, ada beberapa risiko yang mungkin dialami. Mulai dari adanya hambatan pertumbuhan janin hingga kegawatdaruratan pada ibu dan janin. Kondisi ini terkait dengan dehidrasi berat atau hipoglikemia yang akan memperberat penyakit yang telah diderita sebelumnya.

Baca Juga :  Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya

Ibu hamil perlu mengantisipasi agar berat badan selama puasa tidak mengalami peningkatan yang signifikan atau justru turun. Waspadai juga gejala awal dehidrasi yang dapat menyebabkan komplikasi, seperti infeksi salurah kemih, penurunan jumlah cairan ketuban, hingga kondisi syok yang membutuhkan penanganan gawat darurat.

Jadi, apabila Anda khawatir dengan tumbuh kembang janin dan kesehatan diri sendiri, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan ya, Moms.

 

Red

Berita Terkait

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien
Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya
Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta
Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan
Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres
Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2
JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat
Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:39 WIB

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

Senin, 27 Juli 2026 - 09:51 WIB

Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:32 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WIB

Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Berita Terbaru