Ini Daftar Negara yang Cabut Aturan Pakai Masker

- Jurnalis

Senin, 28 Maret 2022 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para penumpang kereta mengenakan masker saat melakukan perjalanan dengan kereta bawah tanah di Barcelona, Spanyol. Foto: Nacho Doce/REUTERS

Para penumpang kereta mengenakan masker saat melakukan perjalanan dengan kereta bawah tanah di Barcelona, Spanyol. Foto: Nacho Doce/REUTERS

LAMPUNGCORNER.COM, Perkembangan kasus COVID-19 di sebagian negara mulai menunjukkan perbaikan. Kasus positif harian yang menurun membuat beberapa negara mulai melonggarkan aturan, seperti kelonggaran memakai masker, hingga tidak lagi melakukan karantina bagi wisatawan.

Dirangkum dari beberapa sumber, berikut daftar beberapa negara yang sudah dan akan melonggarkan kewajiban memakai masker di tempat umum.

Daftar negara yang akan cabut aturan pakai masker

Italia

Italia akan mengakhiri semua pembatasan COVID-19, termasuk aturan melepaskan masker wajah dan vaksin, pada Mei 2022 mendatang.

Sebelumnya, warga Italia masih diwajibkan menggunakan masker di dalam ruangan, serta wajib menunjukkan Green Pass yang merupakan bukti sudah di vaksin untuk mengakses tempat-tempat, seperti bar, restoran, hotel, dan lainnya.

Namun, aturan tersebut akan dicabut sepenuhnya mulai 1 Mei 2022. Masyarakat di Italia tak perlu lagi menggunakan masker atau menunjukkan bukti sudah di vaksin saat mengunjungi tempat-tempat yang ramai.

Singapura

Pemerintah Singapura berencana untuk menghapus kewajiban memakai masker di tempat terbuka dan mengizinkan lebih banyak orang untuk berkumpul. Selain wajib memakai masker, Perdana Menteri Lee Hsien Loong, mengatakan akan mencabut kewajiban karantina bagi semua pelaku perjalanan yang sudah divaksinasi. Aturan ini sendiri akan resmi berlaku per 1 April 2022 mendatang.

“Perjuangan kami melawan COVID-19 telah mencapai titik balik besar,” kata Lee dalam pidato yang disiarkan televisi yang juga disiarkan di Facebook, sebagaimana dikutip Reuters. “Kami akan membuat langkah tegas menuju hidup dengan COVID-19.”

Baca Juga :  Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Hong Kong

Senada dengan Singapura, Hong Kong juga akan berencana untuk melonggarkan aturan pembatasan COVID-19 secara bertahap pada 1 April 2022 mendatang. Masyarakat akan dibebaskan untuk berolahraga di ruang terbuka tanpa menggunakan masker.

Selain itu, sekolah-sekolah di Hong Kong juga akan mulai menggelar pembelajaran tatap muka mulai 19 April 2022. Sedangkan tempat-tempat umum, seperti fasilitas olahraga, akan dibuka lagi mulai 21 April 2022.

Pemerintah juga akan melonggarkan aturan jarak sosial secara bertahap mulai 21 April 2022, ketika restoran boleh dibuka hingga setelah pukul 18.00 waktu setempat, dan jumlah pengunjungnya ditambah dari dua menjadi empat orang per meja.

Daftar negara yang sudah bebas masker

Selain tiga negara di atas, beberapa negara diketahui sudah terlebih dahulu membebaskan aturan wajib menggunakan masker bagi warganya. Berikut daftarnya.

Denmark

Denmark menjadi negara Eropa pertama yang mencabut aturan wajib masker untuk warganya, termasuk mencabut aturan pembatasan COVID-19 domestiknya.

Mulai 1 Februari 2022 lalu, masker kini tak lagi wajib di Denmark. Tempat-tempat hiburan, seperti kelab malam hingga tempat-tempat publik yang sempat ditutup, diizinkan buka tanpa pembatasan waktu operasional.

Aturan ini diberlakukan saat varian corona Omicron mengganas. Namun dalam pernyataannya, Otoritas Denmark meyakini cakupan vaksinasi tinggi adalah kunci utama menangani Omicron. Laporan terkait Omicron hanya menimbulkan gejala ringan menjadi salah satu pendukung pencabutan segala bentuk pembatasan.

Baca Juga :  Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Amerika Serikat

Usai secara dramatis melonggarkan pedoman COVID-19 tentang membebaskan warganya melepas masker di negara-negara yang memiliki tingkat kasus COVID-19 rendah atau sedang, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyebut warganya tidak perlu lagi wajib masker di dalam ruangan.

Bulan Februari 2022, CDC awalnya mengatakan 70 persen dari wilayah yang mencakup 72 persen orang Amerika dapat melepaskan masker. Namun informasi terbaru informasi terbaru dari CDC mengatakan bahwa 98 persen orang Amerika yang tinggal di 94 persen wilayah AS dapat terbebas dari masker, menurut laporan Reuters.

Namun, pemerintah belum menentukan apakah akan secara resmi membebaskan warga dari masker saat mengendarai transportasi publik, seperti pesawat terbang, kereta api, dan bus.

Spanyol

Per 10 Februari 2022, Pemerintah Spanyol telah mencabut aturan wajib masker pada bagi warganya. Keputusan tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Spanyol, Carolina Darias, pada Jumat (4/2) pagi waktu setempat.

“Pada hari Selasa 8 Februari, kami akan membawa Keputusan Kerajaan ke Kabinet Spanyol, kami akan membatalkan aturan pemakaian masker wajah di luar ruangan,” ujar Darias, seperti dikutip dari Reuters.

Spanyol sendiri mengikuti jejak sejumlah negara Eropa yang telah lebih mencabut pembatasan terkait COVID-19. Swiss, Prancis, Denmark, dan Inggris sudah melonggarkan aturan pembatasan, termasuk wajib masker.

 

Red

Berita Terkait

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien
Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya
Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta
Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan
Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres
Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2
JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat
Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:39 WIB

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

Senin, 27 Juli 2026 - 09:51 WIB

Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:32 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WIB

Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Berita Terbaru