Jangan Panik, Ini 5 Cara Atasi ASI Seret

- Jurnalis

Minggu, 6 Februari 2022 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mengeluarkan ASI perah dengan pompa payudara Foto: Shutterstock

Ilustrasi mengeluarkan ASI perah dengan pompa payudara Foto: Shutterstock

LAMPUNGCORNER.COM, Ibu menyusui biasanya akan merasa bila merasa produksi ASI-nya sedang seret. Ya Moms, ASI seret biasanya ditandai dengan berkurangnya frekuensi kencing atau buang air besar pada bayi, dan berat badan bayi tidak kunjung naik.

Nah Moms, bila sedang mengalami kondisi itu, coba lah untuk tidak panik. Sebab, rasa panik atau cemas berlebihan justru bisa membuat produksi ASI makin seret. Oleh sebab itu, lebih baik coba lakukan beberapa hal ini untuk mengatasi ASI seret.

5 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi ASI Seret

  1. Skin to skin contact

Jika ASI seret, coba lakukan skin to skin contact dengan bayi, sebelum dan selama menyusui untuk merangsang hormon oksitosin–hormon yang membuat ASI mengalir. Skin to skin contact ini berarti meletakkan bayi di perut atau dada, dengan kulit saling bersentuhan, Moms.

  1. Sering menyusui bayi
Baca Juga :  Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2

Sering menyusui bayi juga dapat membantu mengatasi ASI seret. Seperti dikutip dari University Hospitals, bayi baru lahir perlu disusui setiap 2 jam di siang hari dan setiap 3 hingga 4 jam di malam hari, setidaknya 8 hingga 16 kali menyusui dalam 24 jam.

Ya Moms, semakin sering menyusui, maka tubuh pun bisa memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayi.

  1. Pompa payudara

Jika bayi sedang tidak mau menyusu, Anda bisa memompa ASI untuk mengosongkan payudara, sehingga tubuh bisa kembali memproduksi ASI. Bisa juga memompa setelah menyusui, agar memberikan sinyal pada tubuh untuk memproduksi lebih banyak ASI.

  1. Istirahat

Menurut Ahli Laktasi, Kelly Bonyata, BS, IBCLC, dalam tulisannya di Kellymom, jika ASI seret, maka tandanya ibu perlu istirahat yang cukup. Jadi, cobalah untuk ikut istirahat saat bayi tidur, kemudian rileks dan usahakan minum lebih banyak air putih. Jangan lupa juga untuk makan makanan dengan gizi seimbang.

  1. Datang ke ahli laktasi
Baca Juga :  Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Jika ASI masih seret padahal Anda sudah melakukan banyak cara, jangan ragu untuk datang ke konsultan atau konselor menyusui. Mereka akan menilai apakah suplai ASI Anda benar-benar seret atau tidak. Kemudian, akan mengajarkan cara pelekatan dan posisi menyusu yang tepat. Sebab, pelekatan dan posisi yang salah bisa membuat bayi tidak bisa menyusu dengan benar dan ASI pun jadi seret.

 

Red

 

 

Berita Terkait

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien
Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya
Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta
Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan
Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres
Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2
JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat
Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar
Berita ini 300 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:39 WIB

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

Senin, 27 Juli 2026 - 09:51 WIB

Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:32 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WIB

Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Berita Terbaru