Home / Wira Corner

Kamis, 5 Agustus 2021 - 17:36 WIB

Legawa Ardito

Oleh: Wirahadikusumah

 Anda pasti sudah lihat foto-foto itu. Yang menggambarkan seorang wakil bupati sedang melakukan kerja sosial. Membersihkan bagian luar dan dalam sebuah masjid. Juga menanam pohon.

Orang dalam foto yang beredar luas di grup-grup WhatsApp itu adalah Ardito Wijaya. Yang sedang menjalani sanksi administrasi. Lantaran pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukannya beberapa waktu lalu. Yang sempat membawa nama ”Lampung” menasional. Karena pelanggarannya tersebut.

Saya ingat saat berita pelanggaran tersebut beredar di media massa, banyak yang menyayangkan prilaku Ardito tersebut. Terlebih, ia adalah seorang dokter.

Namun, setelah menjalankan sanksi dari majelis hakim Pengadilan Negeri Gunungsugih Lamteng atas pelanggarannya tersebut Rabu (5/8/2021), tidak sedikit yang memuji kelegawannya.

Beberapa orang yang memujinya adalah Bang Ardiansyah atau yang akrab disapa Bang Ada. Bos saya ketika bekerja di SKH Radar Lampung.

Di WhatsApp grup ICMI Lampung, ia memuji apa yang dilakukan Ardito tersebut.

”Luar biasa Pak Wabup. Saya menaruh hormat atas sikapnya yang legawa menjalani putusan,” tulisnya.

BACA JUGA  Dasar Pemalas!

Pujian kepada Ardito juga datang dari Dosen Fakultas Pertanian Universitas Lampung Dr. Erwanto.

”Alhamdulillah, beliau belajar banyak. Semoga beliau makin sukses,” pujinya juga.

Saya menilai wajar pujian datang kepada Ardito. Kendati kerja sosial yang dilakukannya itu adalah sanksi dari pelanggaran yang dilakukannya.

Sebab, dengan jabatannya sebagai wakil bupati, juga profesinya seorang dokter, dan anak mantan Wali Kota, ia terlihat tak sungkan menjalankan sanksinya itu. Yang harus dikerjakannya selama 90 menit. Dengan pengawasan langsung dari pihak kejaksaan.

Tengok saja foto-fotonya yang beredar itu. Terlihat Ardito sungguh-sungguh dalam menjalankan pekerjaan bersih-bersih. Sepertinya ia legawa atas sanksi tersebut. Saya yakin, karena itulah pujian didapatnya.

Kendati Ardito sudah menjalankan sanksinya, polisi ternyata masih memproses dugaan pelanggaran yang dilakukannya itu.

Dari berita yang saya baca, Polda Lampung tetap akan gelar perkara. Atas dugaan kasus pelanggaran protokol kesehatan. Yang dilakukannya beberapa waktu lalu.

BACA JUGA  Mesin Baru

Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Arie Rachman Nafarin yang mengatakannya. Menurutnya, pada kasus ini, pihaknya melakukan penyelidikan sendiri. Meski ia mengaku menghargai keputusan PN Gunung Sugih.

”Kita tetap gelar perkara dulu,” ujarnya dikutip dari Rilisid Lampung.

Arie mengatakan, dalam gelar perkara itu nantinya akan menghadirkan beberapa ahli hukum pidana.

Namun, Ardito bisa bernafas lega. Sebab, salah satu ahli hukum pidana Universitas Lampung Eddy Rifai menilai sanksi kepadanya itu sudah tepat.

Sebab, dalam UU Karantina Kesehatan dan Peraturan Daerah Lamteng, mencantumkan sanksi administrasi bagi pelanggarnya.

Bahkan Eddy menegaskan, setelah penetapan sanksi administrasi itu, maka pidana terhadap Ardito tidak bisa dikenakan. Atau batal. Yang dalam istilah prinsip hukum pidana dikenal dengan asas ultimum remedium.

Pastinya, kasus ini menjadi pelajaran bagi saya. Untuk tidak melanggar protokol kesehatan. Yang sanksinya memang sudah diatur oleh negara.

Sebab, selevel Ardito saja kena sanksi, apalagi saya yang bukan siapa-siapa.(Wirahadikusumah)

Share :

60 views

Baca Juga

Wirahadikusumah

Wira Corner

Ketika Laut Kita Tak Lagi Asin
Wirahadikusumah

Wira Corner

Profesi dan Pekerjaan
Wirahadikusumah

Wira Corner

Serudukan Banteng
Wirahadikusumah

Wira Corner

Terserah Engkau Sajalah!
Wirahadikusumah

Wira Corner

Gorila Corona
Wirahadikusumah

Wira Corner

Pesan untuk Pemred

Wira Corner

Moratorium Pinjol
Wirahadikusumah

Wira Corner

Celetukan Deskripsi