Puluhan Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan

- Jurnalis

Kamis, 1 Juli 2021 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur lembaga Advokasi Perempuan dan Anak Damar Lampung, Sely Fitriani saat diwawancara di Hotel Emersia, Bandarlampung, Kamis (1/7/2021)./Foto: Sulaiman

Direktur lembaga Advokasi Perempuan dan Anak Damar Lampung, Sely Fitriani saat diwawancara di Hotel Emersia, Bandarlampung, Kamis (1/7/2021)./Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Lampung, sepanjang 2021 sedikitnya terdapat 40 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Bandarlampung.

Menanggapi kondisi itu, Direktur Lembaga Advokasi Perempuan DAMAR Lampung Sely Fitriani mengatakan, kasus kekerasan kepada perempuan dan anak tidak bisa dibiarkan.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung harus hadir untuk memberikan jaminan perlindungan perempuan dan anak, sehingga penting membangun keterpaduan. Intinya negara harus hadir,” ungkapnya saat ditemui di Hotel Emersia, Jumat (1/7/2021).

Baca Juga :  TRIGA Lampung Gelar Aksi di Jakarta, Desak DPR RI dan Kejaksaan Agung Tuntaskan Konflik Agraria PT SGC

Sely juga menerangkan, data yang dibuat oleh Dinas PPA itu mungkin terjadi. Namun, bisa jadi yang tidak terdata mungkin lebih banyak.

“Pencegahan harus segera digerakkan karena saat ini selama pandemi semakin banyak perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan,” terusnya.

Menurut Sely, pendidikan terhadap anak harus diberikan dengan metode yang mampu dipahami oleh anak dan orang tua. Karena sekarang yang dikhawatirkan adalah adanya anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual semakin tinggi, yang merdampak pada tingkat pernikahan anak usia dini juga.

Baca Juga :  35 Bintara Remaja Bidpropam Polda Lampung Jalani Pembaretan di Lapangan Hitam

“Persoalan itu harus segera ditangani semua pihak. Kita beharap pada Peringatan Hari Anak Nasional nanti kondisi anak lebih baik,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Kejari Lampung Timur Musnahkan Barang Bukti 44 Perkara, Narkotika Paling Dominan
Sidang Lanjutan Kasus SPAM Pesawaran Kembali Digelar, 10 Saksi JPU Paparkan Pembuktian
TRIGA Lampung Gelar Aksi di Jakarta, Desak DPR RI dan Kejaksaan Agung Tuntaskan Konflik Agraria PT SGC
Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba
Viral Tembakan Intimidasi Warga, Residivis Curat Lintas Provinsi Ditangkap
Gubernur Mirza Bentuk Tim Koordinasi dan Fasilitasi Penanganan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Lampung
Polres Lampung Timur Bongkar Mafia Solar Subsidi, 3 Pelaku Diciduk dan 2 Ton BBM Disita
Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Sungkai Selatan, Polisi Sita Delapan Paket
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:39 WIB

Sidang Lanjutan Kasus SPAM Pesawaran Kembali Digelar, 10 Saksi JPU Paparkan Pembuktian

Senin, 20 April 2026 - 16:06 WIB

TRIGA Lampung Gelar Aksi di Jakarta, Desak DPR RI dan Kejaksaan Agung Tuntaskan Konflik Agraria PT SGC

Sabtu, 18 April 2026 - 19:58 WIB

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba

Sabtu, 18 April 2026 - 09:04 WIB

Viral Tembakan Intimidasi Warga, Residivis Curat Lintas Provinsi Ditangkap

Jumat, 17 April 2026 - 22:27 WIB

Gubernur Mirza Bentuk Tim Koordinasi dan Fasilitasi Penanganan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Lampung

Berita Terbaru