LAMPUNGCORNER.COM, Mesuji — Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Mesuji mulai diperbaiki. Beberapa diantaranya langsung didanai Pemerintah Pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres).
Pemerintah Kabupaten Mesuji saat ini memfokuskan pembangunan pada insfrastuktur jalan yang ada di wilayahnya. Karena kondisi jalan mantap di kabupaten yang berbatas langsung dengan Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel itu hanya mencapai 65 persen dari total panjang jalan 563.139 Km.
Untuk itu dilakukan beberapa kali penyampaian ke Pemerintah Pusat melalui kementerian-kementerian untuk membantu perbaikan jalan yang ada di Mesuji. Karena, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten itu menjadi yang terkecil se-Provinsi Lampung yakni hanya Rp805 Miliar untuk Tahun Anggaran (TA) 2023.
Akhirnya, berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemkab Mesuji itu membuahkan hasil dengan turunnya bantuan dari Pusat untuk peningkatan insfrastruktrur khususnya jalan di Bumi Ragab Begawe Caram itu.
Beberapa ruas jalan yang mulai dilakukan peningkatan dengan perkerasan rigid pavement (cor beton) yakni di Kecamatan Mesuji Timur : Desa Margojadi – Desa Tanjungmenang (2,5 Km). Kemudian ruas jalan Tanjungmenang – Ekamulya (2,5 Km) dan ruas jlalan Ekamulya – Wonosari sepanjang 2,2 Km.
Sedangkan Tahun 2023 ini akan dibangun dua ruas jalan yang langsung melalui Instruksi Presiden (Inpres) yakni di Kecamatan Mesuji Timur dari mulai Simpang Selamat Datang (Gedungram) – Muaratenang – Margojadi.
“Jika masih dimungkinkan dananya akan diteruskan untuk ruas jalan Ekamulya-Wonosari,” jelas Kabid Binamarga, Dinas PUPR Mesuji, Endra Oktafandi, ST, di ruang kerjanya,Kamis (27/02/2023).
Namun jika tidak memungkinkan untuk dilakukan, kata dia, program lanjutan ruas jalan tersebut akan diajukan untuk tahap ke dua Tahun 2024. Termasuk tiga ruas jalan di Kecamatan Wayserdang khusus untuk meyambung exit Tol dari Desa Bumi Harapan yan berbatas langsung dengan Waykenangan, Tulangbawang Barat.
Jadi jelas Endra, saat ini ada 15 ruas jalan yang masuk dalam long list di Aplikasi Inpres Tahun 2023. Sedangkan tahap kedua Tahun 2024 pihaknya memasukkan sebanyak empat ruas jalan.
Sedangkan hari ini, kata Endra, sudah dilaksanakan kegiatan Survei Rencana Pembangunan Jalan Inpres bersama dengan Tim P2JN Wilayah Lampung, Konsultan Dinas Provinsi Lampung dan Pelaksana Kegiatan.
“Alhamdulilah, kegiatan sudah berjalan, penggalian drainase sudah dimulai, lokasi stockpile dan batching plan sudah digarap. Rencana alat-alat batching segera berada di lokasi,” ujar Endra
Terpisah, Penjabat (Pj) Bupati Drs. Sulpakar mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Mesuji dengan pembangunan jalan rigid beton, penimbunan dan pemerataan Jalan yang terus dilakukan Pemkab Mesuji.
Hal itu dilakukan agar masyarakat dapat dengan mudah melalui dan menggunakan sarana jalan tersebut.
“Inshaallah Tahun 2024 kita usulkan juga dari Kantor Camat Mesuji Timur -Tirtalaga bahkan sampai ke Sumbermakmur,” ujar Sulpakar.
Pembangunan jalan tersebut akan diusulkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Sedangkan untuk perbaikan jalan ringan pihaknya juga sudah menggandeng perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Mesuji untuk terlibat dan berperan aktif dalam pembangunan jalan dengan Program Coorporate Social Responsibility (CSR).
Saat ini yang sudah berjalan melalui CSR oleh PT. Sumber Indah Perkasa (SIP). Seperti ruas jalan Mekarjaya – Bujungburing. Kemudian penimbunan jalan berlubang menggunakan material batu base dari Simpang Selamat Datang tepatnya di depan Pos Dishub.
Juga perbaikan akses jalan di Simpang Penangkis, Kecamatan Mesuji Timur dari PT. Russelindo Putra Prima.
Sulpakar manyampaikan, selain pembangunan infrastruktur jalan yang terus dikejar dan ditingkatkan, penanggulangan masalah stunting di Mesuji juga menjadi prioritas.
“Tugas kita bersama, denga inovasi dan terobosan dilaksanakan guna menanggulangi masalah stunting, salah satunya adalah program orang tua asuh,” ujarnya.
Ia mengatakan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Mesuji turun langsung ke desa-desa untuk menuntaskan masalah stunting.
Bukan hanya melakukan pembinaan juga langsung melakukan arahan teknis terkait pelaksanaan orang tua asuh dan penerapannya di desa. Harapan saya dengan semangat Bergerak Bersama Maju semua dapat memotivasi masyarakat untuk memajukan Kabupaten Mesuji,” tutup Sulpakar. (*)
Red









