Sepi Job Nyanyi, Biduan asal Pringsewu dan Teman Lelaki Diringkus

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juni 2021 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua tersangka digelandang ke tahanan Polres Pringsewu. FOTO: HUMAS POLRES PRINGSEWU

Dua tersangka digelandang ke tahanan Polres Pringsewu. FOTO: HUMAS POLRES PRINGSEWU

LAMPUNGCORNER.COM, Pringsewu – Tim Satres Narkoba Polres Pringsewu meringkus dua orang tersangka penyalahguna narkotika jenis sabu di dua lokasi terpisah, Selasa (15/6/2021).

Tersangka adalah Eka Yuli Susanti (31), seorang biduan, dan seorang pria bernama Bagus Eko (30).

Polisi juga mengamankan barang bukti lima plastik klip yang di dalamnya masih terdapat butiran narkotika jenis sabu beserta alat isap.

Kasat Narkoba Iptu Khairul Yassin Ariga mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, mengungkapkan penangkapan  merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat kepada Tim Opsnal Satnarkoba Polres Pringsewu.

“Warga resah karena kedua pelaku diduga sering pesta sabu di rumah tersangka Eka,” ungkap Iptu Khairul Jumat (18/6/2021) siang

Baca Juga :  Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba

Yang kali pertama ditangkap adalah Eka sekira pukul 19.30 WIB di rumahnya, Pringkumpul, Pringsewu Selatan.

Didapat sejumlah barang bukti di antaranya enam plastik klip bening dengan sabu di dalamnya berikut alat isap.

“Barang bukti ditemukan di seputaran ruang tengah dan di dalam kamar Eka. Tersangka memgakui barang bukti itu miliknya,” jelasnya.

Dalam proses interogasi, Eka yang saat ini berstatus janda menyebut nama Bagus, yang ditangkap di rumahnya di Desa Poncowarno, Kalirejo, Lampung Tengah.

Terungkap, keduanya sudah empat kali pesta sabu di rumah Eka. Uang membeli sabu dari Bagus, sedangkan Eka bertugas mencari barang haram ini.

Baca Juga :  Sidang Perdana Kasus Korupsi Proyek SPAM, Mantan Bupati Pesawaran Didakwa Pasal Berlapis

“Pengakuan Eka dirinya sempat berhenti memakai sabu. Namun karena belakangan sepi job nyanyi, dia frustasi dan kembali terjerat narkoba,” papar Khairul.

Sementara, Bagus memakai sabu beralasan karena stress dengan beban kerja. Dia masih bujang dan bekerja sebagai marketing di sebuah perusahaan swasta di Bandarlampung.

Kedua tersangka dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (*)

Red

Berita Terkait

Kejari Lampung Timur Musnahkan Barang Bukti 44 Perkara, Narkotika Paling Dominan
Sidang Lanjutan Kasus SPAM Pesawaran Kembali Digelar, 10 Saksi JPU Paparkan Pembuktian
TRIGA Lampung Gelar Aksi di Jakarta, Desak DPR RI dan Kejaksaan Agung Tuntaskan Konflik Agraria PT SGC
Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba
Viral Tembakan Intimidasi Warga, Residivis Curat Lintas Provinsi Ditangkap
Gubernur Mirza Bentuk Tim Koordinasi dan Fasilitasi Penanganan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Lampung
Polres Lampung Timur Bongkar Mafia Solar Subsidi, 3 Pelaku Diciduk dan 2 Ton BBM Disita
Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Sungkai Selatan, Polisi Sita Delapan Paket
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:39 WIB

Sidang Lanjutan Kasus SPAM Pesawaran Kembali Digelar, 10 Saksi JPU Paparkan Pembuktian

Senin, 20 April 2026 - 16:06 WIB

TRIGA Lampung Gelar Aksi di Jakarta, Desak DPR RI dan Kejaksaan Agung Tuntaskan Konflik Agraria PT SGC

Sabtu, 18 April 2026 - 19:58 WIB

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba

Sabtu, 18 April 2026 - 09:04 WIB

Viral Tembakan Intimidasi Warga, Residivis Curat Lintas Provinsi Ditangkap

Jumat, 17 April 2026 - 22:27 WIB

Gubernur Mirza Bentuk Tim Koordinasi dan Fasilitasi Penanganan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Lampung

Berita Terbaru