Tiga Hari Lagi Pemutihan Ditutup, Pendapatan Tembus Rp199 Miliar

- Jurnalis

Senin, 27 September 2021 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Lampung Adi Erlansyah. Foto: Dwi Des Saputra

Kepala Bapenda Lampung Adi Erlansyah. Foto: Dwi Des Saputra

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Lampung berakhir tiga hari lagi, tepatnya 30 September 2021.

Program ini cukup sukses. Sejak awal pemutihan pada 1 April hingga 25 September 2021, pendapatan mencapai Rp199,2 miliar.

Jumlah pemutihan PKB keseluruhan untuk 261.941 unit kendaraan. Terdiri dari 182.625 unit roda dua (R2) dan 79.316 roda empat (R4).

“Lonjakan terjadi di akhir-akhir bulan September ini, hingga mencapai Rp50 miliar lebih,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung Adi Erlansyah, Senin (27/9/2021).

Baca Juga :  Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027

Ia menjelaskan, awalnya target Bapenda mencapai Rp270 miliar. Namun, setelah ada perubahan turun menjadi Rp200 miliar.

“Sebenarnya data kita ada tiga juta lebih wajib pajak. Tetapi, kita tidak tahu keberadaan kendaraan itu, apakah sudah tidak terpakai, hilang, rusak, dan sebagainya,” ujar dia.

Menurut Adi, program pemutihan ini mendukung peremajaan data PKB di Lampung. Sehingga untuk tahun mendatang lebih mudah menghitung realisasi wajib pajak.

Baca Juga :  Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Adi mengakui, dalam program ini ada kendala yang dihadapi Bapenda. Seperti penumpukan wajib pajak di Samsat, hingga penutupan gerai di pusat perbelanjaan (Mal).

“Server juga sempat down, tapi sudah kita atasi. Kalau yang di mal karena adanya PPKM sehingga tutup,” terangnya.

Untuk mengejar sisa target, Adi telah meminta petugas lembur sampai dengan hari terakhir.

“Kita maksimalkan waktu tersisa ini, kalau biasanya tutup jam 3, sekarang sampai jam 6 sore,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan
Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga
Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu
Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Ecoprint Pranan Dita Tembus Pasar Lebih Luas
Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa
Dinamika Kelompok Jadi Momentum Perkuat Kekompakan dan Kolaborasi Pemkab Tubaba
Peduli Warga Rentan, Dinsos Lampura Usulkan Bedah Rumah dan Bantuan Modal untuk Supri
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Ecoprint Pranan Dita Tembus Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Prabowo Resmikan Program PLTS 100 GWp, Target Rampung Dua Tahun

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:28 WIB

BREAKING NEWS

Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:11 WIB

BREAKING NEWS

Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

Selasa, 25 Agu 2026 - 18:36 WIB