Umur Berapa Anak Boleh Pakai Pasta Gigi dengan Fluoride?

- Jurnalis

Kamis, 31 Maret 2022 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikat dan pasta gigi untuk anak. Foto: Shutterstock

Sikat dan pasta gigi untuk anak. Foto: Shutterstock

LAMPUNGCORNER.COM, Orang tua perlu memerhatikan kondisi kesehatan gigi dan mulut anak sejak dini. Bahkan, dokter pun merekomendasikan agar ibu mulai merawat gigi anak sejak pertama kali tumbuh.

Salah satu cara mengajari anak menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah dengan rutin menyikat giginya. Rutinitas menyikat gigi memang perlu dibangun sejak dini, agar si kecil tidak menolak sikat gigi saat besar nanti. Misalnya dengan membiasakan menyikat gigi di pagi dan malam hari.

Dalam menyikat gigi anak, orang tua juga perlu memilih pasta gigi yang tepat. Biasanya, pasta gigi anak terdiri dari dua jenis, yaitu pasta gigi berfluoride dan pasta gigi tanpa fluoride.

Lantas, di umur berapa anak boleh menggunakan pasta gigi berfluoride?

Kata Dokter soal Penggunaan Pasta Gigi Berfluoride untuk Anak

Dokter Spesialis Kedokteran Gigi Anak, drg. Eka Sabaty Shofiyah, Sp. KGA, dalam acara Oral Care Series yang diselenggarakan Momami pada Kamis (24/3) menyampaikan bahwa perawatan gigi dan mulut anak penting untuk dilakukan sedini mungkin, bahkan sebelum gigi pertama si kecil muncul.

Baca Juga :  Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

“Perawatan gigi dan mulut anak perlu diperhatikan sedini mungkin, bahkan sebelum gigi pertamanya muncul sekalipun. Ketika anak telah memiliki gigi, orang tua perlu menaruh atensi lebih dalam menjaga kebersihannya lewat menyikat gigi menggunakan pasta gigi,” jelas drg. Eka.

Ya Moms, pasta gigi dengan kandungan fluoride ternyata sudah bisa digunakan sejak gigi pertama anak tumbuh untuk mencegah gigi berlubang. Lebih lanjut drg. Eka menambahkan, sebenarnya tidak perlu menunggu anak bisa berkumur dengan baik, karena jika orang tua mengajarkan penggunaan sesuai panduan pada kemasan maka aman bila tidak sengaja tertelan.

“Tidak perlu menunggu anak bisa berkumur untuk menggunakan pasta gigi berfluoride, karena jika digunakan sesuai panduan takaran dan jumlahnya terpantau maka aman jika tertelan oleh si kecil,” kata drg. Eka.

Baca Juga :  Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Selain itu, pasta gigi dengan hydroxyapatite juga bisa jadi manfaat karena memiliki manfaat memperbaiki permukaan gigi yang mulai melemah, sehingga dapat digunakan sejak awal gigi anak tumbuh sebagai pendamping pasta gigi berfluoride. Jadi, penggunaan pasta gigi pada anak tidak hanya melindungi gigi dari kerusakan, namun juga membantu menjaga kesehatan dan kebersihan gigi serta mulut si kecil, Moms.

Pada acara yang sama, Momami juga mengenalkan produk pasta gigi baru, yaitu Toothpaste Non-Fluoride, Giggly Toothpaste Fluoride dan semprotan gigi, Sparkly Tooth Spray

“Produk ini telah disiapkan dengan berbagai kandungan aman seperti tanpa gula buatan, bebas dari SLS, serta telah dikonsultasikan dengan dokter gigi pada saat proses pengembangan produk,” jelas Vice President Momami, Lina Giggly.

Red

Berita Terkait

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien
Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya
Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta
Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan
Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres
Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2
JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat
Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar
Berita ini 657 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:39 WIB

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

Senin, 27 Juli 2026 - 09:51 WIB

Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:32 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WIB

Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Berita Terbaru