Home / Wira Corner

Minggu, 8 Agustus 2021 - 17:43 WIB

Wakil Bupati (2)

Oleh: Wirahadikusumah

Ini kali kedua saya menulis tentang Wakil Bupati Lampung Utara (Lampura).

Saya pernah menulis tema ini pada Selasa. Tanggal 3 November 2020. Di tanggal itulah Budi Utomo dilantik Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sebagai Bupati Lampura.

Kala itu, saya menyimak sambutan gubernur. Usai melantik Budi Utomo.

Banyak poin yang disampaikan dalam sambutannya. Tetapi, kala itu saya lebih tertarik membahas pernyataannya soal posisi wakil bupati Lampura.

Sebab, saat membahas itu, Arinal terlihat serius sekali. Beberapa kali juga ketika berbicara, ia menatap Budi Utomo. Yang kala itu duduk di kursi bagian kiri tempatnya berpidato.

Dalam sambutannya, Arinal sempat men-deadline Budi. Agar jangan sampai mencontoh Mesuji. Yang saat itu belum ada wakil bupatinya.

”Jangan terlalu lama bupati tidak memikirkan segera pelantikan wakil bupati. Jangan juga sampai berpolemik seperti Kabupaten Mesuji,” ingat Arinal kala itu sambil menatap Budi.

Bahkan, Arinal juga sempat mengeluarkan instruksi. Kepada Sekretaris Provinsi (Sekprov) Fahrizal Darminto. Untuk memonitor perkembangan soal wakil bupati Lampura.

”(Monitor) satu kali seminggu, apabila tidak ada tindak lanjut, lapor kepada menteri dalam negeri. Bahwa, bupati ngeyel!” perintah Arinal.

BACA JUGA  Bangga Lampung

Ia menegaskan kembali kepada Budi, agar posisi wakil bupati pada prinsipnya harus ada. Agar tugas Budi sebagai bupati ada yang membantu.

”Saya tunggu. Jangan terlalu lama!” perintahnya lagi.

Nah, hingga sekarang, posisi Wakil Bupati Lampura ternyata belum juga ada. Sementara, wakil bupati Mesuji sudah lama dilantik.

Alasan saya menulis lagi tema ini untuk mengingatkan kembali. Tentang instruksi gubernur itu. Kepada Budi Utomo.

Alasan lainnya, karena kondisi kesehatannya. Yang sering diinformasikan tidak fit.

Beberapa bulan lalu, ia sempat dirawat di RSUDAM karena terpapar Covid-19. Dan pada Sabtu (7/8/2021), saya mendapat kabar, Budi Utomo kembali dirawat pada salah satu RS. Di Lampura.

Itulah yang membuat saya khawatir. Sebab, dengan kondisi kesehatan Budi yang tak fit, perannya selaku pemimpin di Lampura tidak akan maksimal. Seharusnya, jika ada wakil bupati, peran itu bisa tergantikan.

Terlebih sekarang ini lagi pandemi. Sehingga, kehadiran pemimpin di tengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan.

Apalagi kita semua tahu. Lampura sempat diterpa ”tsunami” dahsyat. Karena bupati sebelumnya terkena OTT KPK. Juga, kondisi anggaran kabupaten tersebut. Yang sempat ”goyang”. Akibat target pendapatan di APBD yang terlalu tinggi.

BACA JUGA  Murka Mantan Nahkoda

Sehingga, diperlukan recovery cepat. Dan, saya yakin, recovery bisa cepat berlangsung, dengan kehadiran wakil bupati.

Karena itulah, melalui tulisan ini saya berharap, semua pihak yang terlibat dalam pemilihan wakil bupati Lampura ikut memikirkan kondisi ini.

Saya pun bingung. Mengapa sampai lama sekali posisi wakil bupati Lampura tak terisi.

Mengapa partai pengusung PKS, NasDem, Gerindra, dan PAN tak terdengar ”kasak-kusuk”?

Pun DPRD Lampura?

Juga Pemprov Lampung?

Karena itu juga, saat menulis artikel ini, saya sempat meminta wartawan Rilisid Lampung untuk mewawancari Sekprov. Juga Biro Otda Pemprov Lampung. Untuk menanyakan sampai mana proses pemilihan Wakil Bupati Lampura.

Tentu saya dalam hati sudah mendoakan Budi Utomo. Agar selalu diberikan kesehatan. Sehingga bisa melayani rakyatnya. Dan cepat dalam me-recovery kabupaten yang dipimpinnya.

Pastinya, harapan saya masih sama dengan tulisan pertama. Yakni, Budi Utomo bisa mendapatkan wakil bupati yang pas. Yang ibarat botol ketemu tutupnya.(Wirahadikusumah)

 

Share :

22 views

Baca Juga

Wirahadikusumah

Wira Corner

Murka Mantan Nahkoda
Wirahadikusumah

Wira Corner

Wajah Baru
Wirahadikusumah

Wira Corner

Ketika Laut Kita Tak Lagi Asin
Wirahadikusumah

Wira Corner

Bangga Lampung
Wirahadikusumah

Wira Corner

Percaya Jokowi?
Wirahadikusumah

Wira Corner

Pesan untuk Pemred
Wirahadikusumah

Wira Corner

Danrem Baret Merah
Wirahadikusumah

Wira Corner

Profesi dan Pekerjaan