Oleh: Wirahadikusumah
Tahun 2024 masih lama. Namun gonjang-ganjingnya mulai terasa.
Bahkan, jelang tahun politik itu di Lampung, babak awalnya sepertinya sudah dimulai.
Buktinya, sepekan belakangan ini, kita dikejutkan dengan “loncatnya” salah satu kader terbaik PDI Perjuangan (PDIP) Lampung: Herman HN.
Mantan Wali Kota Bandarlampung dua periode itu pindah ke Partai NasDem. Tidak tanggung-tanggung, ia langsung menjabat Ketua DPW NasDem Lampung.
Saya menduga, yang paling terkejut dengan perpindahan Herman HN itu adalah PDIP.
Sebab, beberapa petinggi PDIP Lampung mengaku tidak tahu: Herman HN pindah ke NasDem.
Informasi yang saya kutip dari media online Rilislampung.id, Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemenangan Pemilu DPD PDIP Lampung Endro S Yahman menegaskan Herman HN bukan kader PDI Perjuangan lagi.
Karena dinilai sudah melanggar Anggaran Dasar Pasal 22. Yakni, kader/anggota PDI Perjuangan dilarang menjadi anggota partai lain.
Ia menegaskan, DPD PDIP Lampung segera mengusulkan kepada DPP PDIP untuk menerbitkan surat pemecatan. Kepada Herman HN. Dari keanggotaannya di partai berlambang moncong putih itu.
Wakil Ketua PDIP Lampung Bidang Komunikasi dan Politik Yanuar juga mengatakan, perpindahan Herman HN itu tak pernah dibahas di internal partai.
Ia juga menyinggung soal etika. Yang menurutnya Herman HN harusnya mengundurkan diri terlebih dahulu dari PDIP. Sebelum pindah ke NasDem.
Dalam tulisan ini, saya tidak ingin membahas soal siapa yang paling terkejut. Dengan perpindahan Herman HN itu.
Saya mencoba menyoroti dampak perpindahan Herman HN. Dari PDIP ke NasDem.
Jika berimbas pada raihan suara di pemilu 2024, kemungkinan memang terjadi. Sebab, sosok Herman HN memang banyak pendukungnya. Tak hanya di Bandarlampung. Tapi juga di kabupaten dan kota lainnya di Lampung.
Tapi, bukan dampak itu yang menjadi sorotan utama saya. Melainkan soal nasib Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Di PDIP.
Kita semua tahu, kendati Herman HN pindah partai, Eva Dwiana hingga kini masih berstatus kader PDIP. Bahkan menjabat Wakil Ketua Bidang Pariwisata DPD PDIP Lampung.
Dan, petinggi PDI Perjuangan pasti tahu, Eva Dwiana adalah istri dari Herman HN.
Nah, dengan pindahnya Herman HN dari PDIP ke NasDem, apakah Eva Dwiana akan terdampak?
Tentu waktu yang akan menjawabnya.
Apakah “serudukan” banteng nanti akan mengarah ke Eva Dwiana?
Atau memang banteng malah tak akan mengeluarkan tanduknya?
Mari kita tunggu saja “serudukannya”. (Wirahadikusumah)














